KONCOdewe.com – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi, Kamis (29/10/2026).
Mata uang Negeri Paman Sam tersebut tercatat berada di kisaran Rp18.100 setelah mengalami pelemahan terhadap rupiah.
Mengutip data perdagangan Bloomberg pada Kamis (29/10/2026), dolar AS diperdagangkan pada level Rp18.145.
Angka tersebut mencerminkan pelemahan sebesar 0,21 persen terhadap mata uang Indonesia.
Pergerakan ini menunjukkan rupiah sedikit menguat di tengah dinamika nilai tukar mata uang global.
Meski demikian, pergerakan kurs masih dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan perkembangan ekonomi.
Pergerakan Dolar AS terhadap Mata Uang Lain
Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia terpantau bervariasi.
Beberapa pasangan mata uang bergerak relatif stabil, sedangkan lainnya mencatat pelemahan dolar AS.
Dolar AS tercatat stagnan terhadap dolar Kanada, franc Swiss, dan dolar Hong Kong.
Kondisi tersebut menunjukkan belum adanya perubahan berarti pada nilai tukar ketiga mata uang tersebut dalam data yang dikutip.
Di sisi lain, dolar AS dilaporkan melemah terhadap won Korea sebesar 8,29 persen. Pelemahan juga terjadi terhadap yen Jepang, dengan penurunan sebesar 0,21 persen.
Pergerakan nilai tukar tersebut menjadi gambaran dinamika pasar valuta asing yang dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi, kebijakan moneter, serta sentimen pelaku pasar.
Data kurs dapat berubah sewaktu-waktu selama perdagangan berlangsung.
Karena itu, masyarakat maupun pelaku usaha yang membutuhkan transaksi valuta asing perlu memperhatikan pembaruan nilai tukar dari sumber resmi atau penyedia layanan keuangan terkait. (kangtop)










