KONCOdewe.com – Harga bawang putih ukuran sedang di tingkat pedagang eceran nasional pada Minggu (26/7/2026) tercatat berada di level Rp42.700 per kilogram.
Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, komoditas ini masih mengalami pelemahan bersama sejumlah bahan pangan lainnya.
Selain bawang putih, harga bawang merah ukuran sedang juga turun menjadi Rp42.150 per kilogram. Tren penurunan turut terjadi pada kelompok cabai.
Cabai rawit merah tercatat di angka Rp54.400 per kilogram atau melemah sekitar 4,98 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, cabai rawit hijau diperdagangkan Rp51.850 per kilogram, cabai merah besar Rp48.150 per kilogram, dan cabai merah keriting berada di level Rp46.250 per kilogram.
Protein Hewani Justru Mengalami Kenaikan
Berbanding terbalik dengan komoditas hortikultura, kelompok protein hewani menunjukkan tren kenaikan harga.
Daging ayam ras segar dipasarkan seharga Rp39.100 per kilogram.
Adapun daging sapi kualitas I mencapai Rp150.900 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di angka Rp141.900 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga naik menjadi Rp29.600 per kilogram.
Harga Beras Masih Beragam
Untuk komoditas beras, harga masih berbeda sesuai kualitasnya.
Beras kualitas super I dijual Rp17.700 per kilogram, super II Rp17.150 per kilogram, medium I Rp16.400 per kilogram, dan medium II Rp16.200 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas bawah I dipasarkan Rp14.750 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di level Rp14.550 per kilogram.
Gula Pasir dan Minyak Goreng Stabil
Di sisi lain, harga gula pasir dan minyak goreng masih relatif stabil.
Gula pasir premium diperdagangkan seharga Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp19.100 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga curah tercatat Rp20.450 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.300 per liter, dan kemasan bermerek II Rp23.400 per liter.
Pergerakan harga berbagai komoditas pangan tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasokan, permintaan pasar, distribusi.
Serta faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan di berbagai daerah. (kangtop)









