KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras segar pada Kamis, 10 September 2026 pukul 17.05 WIB, tercatat berada di angka Rp29.850 per kilogram.
Pergerakannya naik Rp200 atau sekitar 0,67 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Harga tersebut menjadi salah satu perhatian dalam daftar kebutuhan pangan Masyarakat.
Terutama karena telur ayam ras merupakan bahan makanan yang cukup sering dibeli untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kenaikan tipis tetap menjadi informasi penting bagi konsumen yang sedang memantau pengeluaran belanja.
Di tengah kenaikan harga telur, sejumlah komoditas pangan lainnya juga menunjukkan perubahan.
Harga cabai menjadi salah satu yang mengalami peningkatan cukup signifikan. Cabai rawit merah tercatat Rp89.000 per kilogram, naik Rp5.950 atau 7,16 persen.
Cabai merah keriting mencapai Rp61.350 setelah meningkat Rp3.700 atau 6,42 persen.
Sementara itu, cabai merah besar berada di Rp54.100 per kilogram atau naik Rp1.850. Cabai rawit hijau juga meningkat menjadi Rp63.050 per kilogram setelah bertambah Rp650.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang justru mengalami penurunan Rp850 menjadi Rp37.600 per kilogram.
Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik Rp350 menjadi Rp39.750 per kilogram.
Harga beras bergerak relatif tipis. Beras kualitas bawah I berada di Rp14.900 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.750.
Beras medium I tidak mengalami perubahan dan tetap Rp16.550, sedangkan medium II Rp16.400. Beras super I mencapai Rp17.900 dan super II Rp17.250 per kilogram.
Pada komoditas daging, harga ayam ras segar tercatat Rp42.750 per kilogram. Daging sapi kualitas I berada di Rp152.450, sedangkan kualitas II mencapai Rp143.400 per kilogram.
Sementara itu, gula pasir premium masih bertahan di Rp20.350 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik Rp100 menjadi Rp19.200.
Minyak goreng curah berada di Rp20.550 per kilogram, minyak kemasan bermerek 1 Rp24.450, dan bermerek 2 Rp23.600.
Dengan demikian, harga telur ayam ras segar pada 10 September 2026 berada di Rp29.850 per kilogram, setelah mengalami kenaikan Rp200 atau 0,67 persen.
Meski kenaikannya relatif kecil, perubahan harga telur tetap patut diperhatikan karena komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pangan yang banyak digunakan masyarakat. (kangtop)











