Gula Pasir 19 September 2026 Naik Tipis, Harga Premium Rp20.400 dan Lokal Rp19.200 per Kg

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga gula pasir menjadi salah satu komponen kebutuhan pokok yang mengalami perubahan pada 19 September 2026.

Berdasarkan data harga rata-rata, baik gula pasir kualitas premium maupun gula pasir lokal tercatat mengalami kenaikan.

Gula pasir kualitas premium berada di harga Rp20.400 per kilogram. Angka tersebut naik Rp50 atau sekitar 0,25 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Sementara itu, gula pasir lokal tercatat Rp19.200 per kilogram. Harganya meningkat Rp100 atau sekitar 0,52 persen.

Dengan demikian, harga gula pasir premium masih lebih tinggi dibandingkan gula pasir lokal. Selisih harga keduanya mencapai Rp1.200 per kilogram.

Harga Gula Pasir Bergerak Naik

Kenaikan yang terjadi memang relatif tipis, tetapi perubahan harga gula pasir tetap menjadi perhatian karena komoditas ini banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari membuat minuman hingga berbagai olahan makanan.

Jika dibandingkan berdasarkan kategori, gula pasir premium berada di level Rp20.400 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp19.200 per kilogram.

Keduanya sama-sama bergerak naik, tetapi persentase kenaikan gula pasir lokal lebih besar.

Selain gula pasir, sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya juga mengalami perubahan harga.

Harga Beras Masih Bergerak

Pada komoditas beras, beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,68 persen.

Beras kualitas bawah II berada di Rp14.700 per kilogram dan tidak mengalami perubahan.

Untuk beras medium, medium I mencapai Rp16.650 per kilogram, sedangkan medium II berada di Rp16.400 per kilogram. Keduanya mengalami kenaikan masing-masing Rp50.

Sementara itu, beras super I tercatat Rp17.950 per kilogram, naik Rp100. Beras super II berada di angka Rp17.350 per kilogram, meningkat Rp50.

BACA:  Harga Gula Pasir Terbaru 8 Agustus 2026, Gula Premium Tembus Rp20.300 per Kilogram

Cabai Mengalami Kenaikan Lebih Besar

Perubahan harga yang lebih mencolok terlihat pada komoditas cabai. Cabai merah besar berada di harga Rp58.000 per kilogram, naik Rp3.400 atau sekitar 6,23 persen.

Cabai merah keriting mencapai Rp69.100 per kilogram setelah naik Rp5.950 atau sekitar 9,42 persen. Kemudian cabai rawit hijau berada di Rp67.600 per kilogram, naik Rp3.100.

Adapun cabai rawit merah tercatat Rp96.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan Rp6.100 atau sekitar 6,78 persen.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun Rp450 menjadi Rp37.250 per kilogram.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik Rp100 menjadi Rp39.400 per kilogram.

Harga Daging, Minyak Goreng dan Telur

Harga daging ayam ras segar berada di angka Rp42.350 per kilogram, turun Rp100 atau sekitar 0,24 persen.

Sementara daging sapi kualitas 1 mencapai Rp153.050 per kilogram, naik Rp950. Daging sapi kualitas 2 juga naik Rp950 menjadi Rp143.750 per kilogram.

Untuk minyak goreng, minyak goreng curah tercatat Rp20.400 per kilogram, turun Rp50.

Sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 1 mencapai Rp24.450 per kilogram dan kemasan bermerk 2 berada di Rp23.600 per kilogram, keduanya naik Rp100.

Harga telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan tipis, yakni Rp20 menjadi Rp30.050 per kilogram.

Perkembangan harga kebutuhan pokok tersebut memperlihatkan adanya pergerakan pada sejumlah komoditas.

Khusus gula pasir, harga rata-rata kualitas premium mencapai Rp20.400 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.200 per kilogram, dengan keduanya sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan harga sebelumnya. (kangtop)