KONCOdewe.com – Harga daging sapi menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan dalam perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok 19 September 2026.
Dua kategori daging sapi yang tercatat dalam data sama-sama mengalami peningkatan harga.
Daging sapi kualitas 1 berada di angka Rp153.050 per kilogram, naik Rp950 atau sekitar 0,62 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Sementara itu, daging sapi kualitas 2 tercatat Rp143.750 per kilogram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan Rp950, atau sekitar 0,67 persen.
Dengan demikian, terdapat selisih harga sekitar Rp9.300 per kilogram antara daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2.
Kenaikan harga ini menjadi salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan masyarakat, khususnya konsumen yang membutuhkan daging sapi untuk kebutuhan rumah tangga.
Harga Daging Sapi Sama-Sama Naik
Pergerakan harga daging sapi pada periode tersebut menunjukkan arah yang sama. Baik kualitas 1 maupun kualitas 2 mengalami kenaikan dibandingkan harga sebelumnya.
Daging sapi kualitas 1 kini berada di atas Rp153 ribu per kilogram, sedangkan kualitas 2 mendekati Rp144 ribu per kilogram.
Kondisi harga tersebut membuat daging sapi tetap menjadi salah satu komoditas dengan nilai cukup tinggi dalam daftar kebutuhan pangan.
Sementara itu, daging ayam ras segar justru mengalami penurunan tipis. Harganya tercatat Rp42.350 per kilogram, turun Rp100 atau sekitar 0,24 persen.
Harga Beras Masih Mengalami Perubahan
Selain daging, harga beras juga menunjukkan pergerakan. Beras kualitas bawah I berada di harga Rp14.900 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,68 persen.
Beras bawah II tercatat Rp14.700 per kilogram dan tidak mengalami perubahan.
Untuk beras medium, medium I berada di Rp16.650 per kilogram, sedangkan medium II mencapai Rp16.400 per kilogram. Keduanya naik Rp50.
Adapun beras super I tercatat Rp17.950 per kilogram, sementara beras super II berada di Rp17.350 per kilogram.
Cabai Mengalami Kenaikan
Perubahan cukup besar terlihat pada komoditas cabai. Cabai merah besar mencapai Rp58.000 per kilogram, naik Rp3.400 atau sekitar 6,23 persen.
Harga cabai merah keriting naik Rp5.950 menjadi Rp69.100 per kilogram. Kemudian cabai rawit hijau berada di Rp67.600 per kilogram, setelah naik Rp3.100.
Sementara itu, cabai rawit merah tercatat Rp96.100 per kilogram, naik Rp6.100 atau sekitar 6,78 persen.
Harga bawang juga bergerak berbeda.
Bawang merah ukuran sedang turun Rp450 menjadi Rp37.250 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang naik Rp100 menjadi Rp39.400 per kilogram.
Gula dan Minyak Goreng
Untuk gula pasir, gula kualitas premium berada di harga Rp20.400 per kilogram, naik Rp50. Sedangkan gula pasir lokal mencapai Rp19.200 per kilogram, meningkat Rp100.
Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng curah tercatat Rp20.400 per kilogram, turun Rp50.
Sementara minyak goreng kemasan bermerk 1 mencapai Rp24.450 per kilogram dan kemasan bermerk 2 berada di Rp23.600 per kilogram, masing-masing naik Rp100.
Adapun harga telur ayam ras segar berada di angka Rp30.050 per kilogram, naik Rp20 atau sekitar 0,67 persen.
Secara keseluruhan, harga sejumlah kebutuhan pokok pada periode tersebut bergerak dengan pola yang beragam.
Khusus daging sapi, harga kualitas 1 mencapai Rp153.050 per kilogram dan kualitas 2 Rp143.750 per kilogram, dengan kedua kategori sama-sama mengalami kenaikan Rp950 per kilogram. (kangtop)






