KONCOdewe.com – Pergerakan harga pangan pada 19 September 2026 menunjukkan perubahan pada sejumlah komoditas.
Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah cabai rawit hijau, yang mengalami kenaikan hingga Rp3.100 per kilogram.
Berdasarkan data harga rata-rata, cabai rawit hijau kini berada di level Rp67.600 per kilogram, naik sekitar 4,81 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Kenaikan tersebut membuat komoditas yang kerap digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan ini menjadi salah satu bahan pangan yang perlu diperhatikan masyarakat.
Harga Cabai Rawit Hijau Naik Rp3.100
Kenaikan harga cabai rawit hijau menjadi bagian dari pergerakan harga kelompok cabai yang cukup signifikan.
Pada periode yang sama, cabai merah besar tercatat Rp58.000 per kilogram, meningkat Rp3.400 atau sekitar 6,23 persen.
Sementara itu, cabai merah keriting mencapai Rp69.100 per kilogram, setelah mengalami kenaikan Rp5.950 atau sekitar 9,42 persen.
Adapun cabai rawit merah menjadi yang paling tinggi, yakni mencapai Rp96.100 per kilogram. Harga tersebut naik Rp6.100 atau sekitar 6,78 persen dari sebelumnya.
Dengan harga Rp67.600 per kilogram, cabai rawit hijau berada di antara cabai merah besar dan cabai merah keriting dalam daftar harga komoditas cabai tersebut.
Harga Beras Bergerak Tipis
Selain cabai, harga beras juga mengalami perubahan meski kenaikannya relatif terbatas.
Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,68 persen.
Beras bawah II masih bertahan di Rp14.700 per kilogram tanpa perubahan.
Untuk kategori medium, beras medium I berada di Rp16.650 per kilogram, naik Rp50 atau sekitar 0,30 persen.
Sedangkan beras medium II mencapai Rp16.400 per kilogram, meningkat Rp50 atau sekitar 0,31 persen.
Pada kelompok beras kualitas super, harga super I berada di Rp17.950 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,56 persen.
Beras super II tercatat Rp17.350 per kilogram, meningkat Rp50 atau sekitar 0,29 persen.
Secara umum, perubahan harga beras masih tergolong tipis. Sebagian besar jenis mengalami kenaikan, sementara beras bawah II menjadi salah satu kategori yang harganya tidak berubah.
Bawang Merah Turun, Bawang Putih Naik
Pergerakan berbeda terlihat pada komoditas bawang. Bawang merah ukuran sedang berada di Rp37.250 per kilogram, turun Rp450 atau sekitar 1,19 persen.
Sebaliknya, harga bawang putih ukuran sedang justru naik Rp100 menjadi Rp39.400 per kilogram.
Daging Sapi Naik, Ayam Sedikit Turun
Pada kelompok daging, harga ayam ras segar tercatat Rp42.350 per kilogram. Angka tersebut turun Rp100 atau sekitar 0,24 persen.
Sementara itu, daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan Rp950 atau sekitar 0,62 persen menjadi Rp153.050 per kilogram.
Daging sapi kualitas 2 juga naik Rp950 atau sekitar 0,67 persen dan berada di level Rp143.750 per kilogram.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa perubahan komoditas pangan tidak berlangsung seragam.
Ada bahan kebutuhan yang mengalami kenaikan, sementara komoditas lainnya justru turun atau bertahan.
Harga Gula dan Minyak Goreng
Harga gula pasir premium tercatat Rp20.400 per kilogram, naik Rp50 atau sekitar 0,25 persen.
Gula pasir lokal juga meningkat Rp100 atau sekitar 0,52 persen menjadi Rp19.200 per kilogram.
Untuk minyak goreng curah, harga berada di Rp20.400 per kilogram, turun Rp50 atau sekitar 0,24 persen.
Sementara minyak goreng kemasan bermerk 1 naik Rp100 atau sekitar 0,41 persen menjadi Rp24.450 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 2 juga naik Rp100 atau sekitar 0,43 persen dan berada di Rp23.600 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar turut bergerak naik tipis. Komoditas tersebut berada di Rp30.050 per kilogram, meningkat Rp20 atau sekitar 0,67 persen.
Cabai Rawit Hijau Jadi Perhatian
Dari berbagai komoditas tersebut, harga cabai rawit hijau Rp67.600 per kilogram menjadi salah satu angka yang patut dicermati karena mengalami kenaikan Rp3.100 atau 4,81 persen.
Perubahan harga cabai dapat menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai sebagai bahan masakan sehari-hari.
Secara keseluruhan, data harga pangan pada periode tersebut memperlihatkan pergerakan yang beragam.
Beras cenderung mengalami kenaikan tipis, sementara kelompok cabai mencatat perubahan yang lebih terasa, termasuk cabai rawit hijau yang naik hingga Rp67.600 per kilogram. (kangtop)






