Harga Minyak Goreng Hari Ini Berubah, Segini Harga Curah dan Kemasan 1 September 2026

Kombis36 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok kembali mengalami perubahan pada Selasa (1/9/2026).

Salah satu komoditas yang bergerak adalah minyak goreng, yang menjadi perhatian karena terdapat perbedaan harga antara minyak curah dan minyak kemasan.

Berdasarkan data harga rata-rata yang dipantau pukul 11.17 WIB, harga minyak goreng curah mencapai Rp20.400 per kilogram.

Harga tersebut naik Rp100 atau 0,49 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Sementara itu, minyak goreng kemasan menunjukkan pergerakan yang berbeda.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 masih bertahan di angka Rp24.300 per kilogram, sehingga tidak mengalami perubahan harga.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 justru mengalami penurunan. Harganya turun Rp100 atau 0,42 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.

Harga Minyak Goreng Hari Ini

Pergerakan harga minyak goreng pada awal September menunjukkan kondisi yang beragam.

Minyak goreng curah Rp20.400 per kilogram mengalami kenaikan, sementara minyak kemasan bermerek 1 tetap stabil dan minyak kemasan bermerek 2 mengalami penurunan.

Perubahan tersebut berlangsung bersamaan dengan dinamika harga berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Pada komoditas bumbu dapur, misalnya, harga bawang merah ukuran sedang turun Rp250 atau 0,66 persen menjadi Rp37.600 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan Rp500 atau 1,28 persen sehingga berada di level Rp38.700 per kilogram.

Berbeda dengan kedua komoditas tersebut, sejumlah jenis cabai justru mengalami kenaikan.

Cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi, yakni Rp7.350 atau 10,17 persen, sehingga harganya mencapai Rp79.600 per kilogram.

Cabai merah keriting naik Rp3.750 atau 7,22 persen menjadi Rp55.700 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau meningkat Rp2.200 atau 3,90 persen menjadi Rp58.600 per kilogram.

BACA:  Jelang Belanja, Simak Harga Cabai, Beras, Telur, dan Minyak Goreng Terbaru

Sementara itu, harga cabai merah besar justru turun Rp1.600 atau 3,18 persen menjadi Rp48.650 per kilogram.

Harga Beras dan Protein Hewani

Di kelompok beras, harga berbagai jenis mengalami kenaikan tipis.

Beras bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras bawah II naik Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.

Beras medium I tercatat Rp16.500 per kilogram setelah naik Rp50 atau 0,30 persen. Beras medium II naik Rp100 atau 0,61 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.

Untuk beras super I, harganya naik Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram. Beras super II juga meningkat Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.250 per kilogram.

Pada komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas 1 turun Rp550 atau 0,36 persen menjadi Rp150.500 per kilogram.

Daging sapi kualitas 2 juga turun Rp750 atau 0,53 persen menjadi Rp141.750 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar masih stabil di Rp42.200 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras segar mengalami kenaikan Rp400 atau 1,39 persen menjadi Rp29.200 per kilogram.

Harga Gula Ikut Berubah

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium turun Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal naik Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.

Dengan demikian, harga minyak goreng curah pada Selasa (1/9/2026) berada di Rp20.400 per kilogram, naik Rp100 atau 0,49 persen.

Minyak kemasan bermerek 1 tetap Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak kemasan bermerek 2 turun menjadi Rp23.550 per kilogram.

Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa pergerakan kebutuhan pokok pada awal September masih cukup beragam.

Konsumen perlu memperhatikan perbedaan harga, khususnya minyak goreng curah dan kemasan, sebelum melakukan pembelian. (kangtop)