KONCOdewe.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok masih bergerak pada Selasa (1/9/2026).
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah telur ayam ras segar, yang menjadi perhatian di tengah perubahan harga pangan pada awal September.
Berdasarkan data harga rata-rata yang dipantau pukul 11.17 WIB, harga telur ayam ras segar mencapai Rp29.200 per kilogram.
Harga tersebut mengalami kenaikan Rp400 atau 1,39 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kenaikan harga telur ayam ras terjadi ketika sejumlah komoditas pangan lainnya juga mengalami perubahan.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar justru masih bertahan di angka Rp42.200 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi mengalami penurunan.
Daging sapi kualitas 1 turun Rp550 atau 0,36 persen menjadi Rp150.500 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 berkurang Rp750 atau 0,53 persen menjadi Rp141.750 per kilogram.
Harga Telur Ayam Ras Rp29.200 per Kilogram
Dengan kenaikan tersebut, harga telur ayam ras segar kini berada di level Rp29.200 per kilogram.
Perubahan Rp400 dalam sehari membuat telur menjadi salah satu komoditas protein hewani yang mengalami kenaikan pada perdagangan kali ini.
Pergerakan harga telur tersebut berlangsung bersamaan dengan perubahan harga kebutuhan dapur lainnya.
Bawang merah ukuran sedang, misalnya, justru turun Rp250 atau 0,66 persen menjadi Rp37.600 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan. Harganya berkurang Rp500 atau 1,28 persen sehingga berada di angka Rp38.700 per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai bergerak cukup beragam.
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi, yakni Rp7.350 atau 10,17 persen, sehingga harganya mencapai Rp79.600 per kilogram.
Cabai merah keriting naik Rp3.750 atau 7,22 persen menjadi Rp55.700 per kilogram. Cabai rawit hijau juga meningkat Rp2.200 atau 3,90 persen menjadi Rp58.600 per kilogram.
Berbeda dari komoditas tersebut, harga cabai merah besar justru turun Rp1.600 atau 3,18 persen menjadi Rp48.650 per kilogram.
Beras Naik Tipis
Pergerakan harga juga terlihat pada berbagai jenis beras. Beras bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.000 per kilogram, sementara beras bawah II meningkat Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.
Beras medium I berada di level Rp16.500 per kilogram setelah naik Rp50 atau 0,30 persen. Beras medium II naik Rp100 atau 0,61 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.
Untuk kategori super, beras super I naik Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram.
Sedangkan beras super II meningkat Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.250 per kilogram.
Pada komoditas gula, gula pasir premium turun Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal naik Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.
Harga minyak goreng curah juga naik Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 tetap di Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak kemasan bermerek 2 turun Rp100 atau 0,42 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.
Dengan demikian, harga telur ayam ras segar pada Selasa (1/9/2026) tercatat Rp29.200 per kilogram, setelah naik Rp400 atau 1,39 persen.
Di tengah perubahan harga kebutuhan pokok lainnya, kenaikan telur menjadi salah satu pergerakan yang perlu diperhatikan masyarakat saat berbelanja kebutuhan sehari-hari. (kangtop)






