Harga Gula Pasir Hari Ini Berubah, Premium Rp20.300 per Kilogram 1 September 2026

Kombis34 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok kembali mengalami pergerakan pada Selasa (1/9/2026).

Salah satu komoditas yang patut diperhatikan adalah gula pasir, yang mencatat perubahan harga di tengah dinamika pangan pada awal September.

Berdasarkan data harga rata-rata yang dipantau pukul 11.17 WIB, harga gula pasir premium berada di level Rp20.300 per kilogram. Harga tersebut turun Rp50 atau 0,25 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Sementara itu, gula pasir lokal justru mengalami kenaikan. Harganya bertambah Rp50 atau 0,26 persen sehingga mencapai Rp19.050 per kilogram.

Perbedaan pergerakan tersebut membuat harga gula pasir premium masih berada di atas gula pasir lokal.

Kondisi ini menjadi salah satu gambaran perubahan harga komoditas kebutuhan sehari-hari pada awal bulan.

Harga Gula Pasir Hari Ini

Bagi masyarakat yang tengah memantau harga kebutuhan dapur, gula pasir premium Rp20.300 per kilogram tercatat mengalami penurunan tipis.

Sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.050 per kilogram setelah mengalami kenaikan.

Pergerakan harga gula terjadi bersamaan dengan perubahan berbagai komoditas lainnya. Harga bawang merah ukuran sedang, misalnya, turun Rp250 atau 0,66 persen menjadi Rp37.600 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga turun Rp500 atau 1,28 persen sehingga berada di level Rp38.700 per kilogram.

Di kelompok cabai, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan cukup tinggi.

Cabai rawit merah menjadi yang paling menonjol setelah harganya naik Rp7.350 atau 10,17 persen menjadi Rp79.600 per kilogram.

Cabai merah keriting naik Rp3.750 atau 7,22 persen menjadi Rp55.700 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau meningkat Rp2.200 atau 3,90 persen menjadi Rp58.600 per kilogram.

BACA:  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kompak Naik, Antam, UBS, dan Galeri 24 Sama-sama Menguat

Sementara itu, cabai merah besar bergerak sebaliknya. Harganya turun Rp1.600 atau 3,18 persen menjadi Rp48.650 per kilogram.

Harga Beras Mengalami Kenaikan Tipis

Pada komoditas beras, sejumlah jenis tercatat mengalami kenaikan meski relatif kecil.

Beras bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras bawah II naik Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.

Beras medium I kini berada di Rp16.500 per kilogram, naik Rp50 atau 0,30 persen. Beras medium II meningkat Rp100 atau 0,61 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, beras super I naik Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram. Beras super II juga naik Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.250 per kilogram.

Sementara itu, harga komoditas protein hewani bergerak beragam.

Daging sapi kualitas 1 turun Rp550 atau 0,36 persen menjadi Rp150.500 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun Rp750 atau 0,53 persen menjadi Rp141.750 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar masih bertahan di Rp42.200 per kilogram. Berbeda dengan ayam, harga telur ayam ras segar naik Rp400 atau 1,39 persen menjadi Rp29.200 per kilogram.

Minyak Goreng Bergerak Beragam

Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah mengalami kenaikan Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 tidak mengalami perubahan dan tetap di Rp24.300 per kilogram.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 turun Rp100 atau 0,42 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.

Dengan demikian, harga gula pasir premium pada Selasa (1/9/2026) tercatat Rp20.300 per kilogram, turun Rp50 atau 0,25 persen.

Sementara gula pasir lokal berada di Rp19.050 per kilogram, setelah naik Rp50 atau 0,26 persen.

BACA:  Kabar Baik Pengguna Pertamax, Harga BBM Pertamina Agustus 2026 Resmi Berubah

Pergerakan tersebut menunjukkan harga kebutuhan pokok masih mengalami perubahan memasuki September 2026.

Masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan dapur dapat mencermati perkembangan harga, terutama komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan seperti cabai rawit merah. (kangtop)