Sering Jadi Pertanyaan, Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Naga? Ini Kandungan dan Manfaat yang Perlu Diketahui

Kesehatan54 Dilihat

KONCOdewe.com – Masa kehamilan menjadi salah satu fase yang membuat seorang ibu semakin memperhatikan apa saja yang masuk ke dalam tubuh.

Bukan tanpa alasan, asupan makanan selama kehamilan tidak hanya berhubungan dengan kondisi kesehatan ibu.

Tetapi juga ikut menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Karena itu, makanan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan umumnya menjadi bagian penting dalam menu harian ibu hamil.

Buah dapat memberikan berbagai vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh selama menjalani masa kehamilan.

Namun, di tengah banyaknya informasi mengenai makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, masih ada sejumlah buah yang kerap dikaitkan dengan pantangan kehamilan. Salah satunya adalah buah naga.

Pertanyaan seperti “Apakah ibu hamil boleh makan buah naga?” atau “Bagaimana jika buah naga dikonsumsi pada awal kehamilan?” cukup sering muncul.

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk melihat terlebih dahulu kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah dengan kulit berwarna merah dan daging yang dihiasi biji-biji kecil tersebut.

Mengenal Kandungan Nutrisi Buah Naga

Buah naga merupakan buah tropis yang memiliki beberapa varietas dengan warna daging berbeda.

Ada yang berdaging putih, ada pula yang mempunyai daging berwarna merah keunguan.

Biji hitam kecil yang tersebar di dalam daging buah juga dapat dikonsumsi.

Selain memberikan tekstur khas, bagian tersebut turut menjadi sumber nutrisi yang membuat buah naga menarik untuk dimasukkan ke dalam pola makan.

Buah naga dikenal sebagai buah yang relatif rendah kalori dan tidak mengandung kolesterol serta lemak dalam jumlah berarti.

Berdasarkan data nutrisi yang dikutip dari Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA, dalam setiap 100 gram buah naga terdapat sejumlah kandungan gizi.

Antara lain sekitar 264 kkal energi, 82,1 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, 107 miligram kalsium, dan 6,4 miligram vitamin C.

Kandungan tersebut menjadikan buah naga sebagai salah satu pilihan buah yang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

Meski demikian, kebutuhan nutrisi setiap ibu hamil tidak selalu sama.

Kondisi kesehatan, usia kehamilan, berat badan, hingga adanya penyakit penyerta dapat memengaruhi kebutuhan makanan dan jumlah asupan yang dianjurkan.

Jadi, Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Naga?

Jawabannya, secara umum ibu hamil boleh mengonsumsi buah naga.

Buah naga bukanlah makanan yang secara umum harus dihindari selama kehamilan.

Buah ini justru memiliki berbagai kandungan yang dapat mendukung kebutuhan tubuh, seperti karbohidrat, serat, kalsium, vitamin C, dan gula alami.

Anggapan bahwa buah naga merupakan salah satu makanan pantangan selama kehamilan lebih banyak berasal dari mitos atau kekhawatiran yang beredar di masyarakat.

Namun, seperti halnya makanan lainnya, konsumsi buah naga tetap perlu memperhatikan jumlah dan kondisi kesehatan ibu.

Satu buah naga berukuran sedang dapat memiliki berat sekitar 350 hingga 400 gram.

BACA:  Suka Minum Jus Mangga? Ini Deretan Manfaat yang Bisa Membuat Anda Makin Rajin Mengonsumsinya

Karena itu, ibu hamil tidak harus menghabiskan satu buah sekaligus dalam satu waktu.

Untuk ibu hamil yang tidak memiliki masalah kesehatan tertentu, porsi buah sekitar 200 gram per hari dapat menjadi salah satu gambaran asupan yang wajar.

Dengan ukuran tersebut, mengonsumsi sekitar setengah buah naga berukuran sedang sudah cukup sebagai salah satu porsi buah.

Tetapi angka tersebut bukan aturan mutlak untuk setiap ibu hamil. Kebutuhan makanan selama kehamilan dapat berbeda-beda.

Ibu hamil yang memiliki diabetes, gangguan metabolisme, alergi makanan tertentu, atau kondisi kesehatan lainnya sebaiknya berkonsultasi dengan dokter maupun ahli gizi untuk menentukan porsi buah yang sesuai.

Membantu Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Selama Kehamilan

Kehamilan membuat kebutuhan sejumlah zat gizi meningkat. Tubuh ibu harus menyediakan nutrisi tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk mendukung perkembangan janin.

Buah naga dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi asupan tersebut.

Kandungan vitamin C, kalsium, serat, dan karbohidrat di dalamnya memiliki fungsi masing-masing bagi tubuh.

Vitamin C, misalnya, berperan dalam berbagai proses tubuh sekaligus membantu penyerapan zat besi dari sumber makanan tertentu.

Sementara itu, kalsium dibutuhkan dalam mendukung kesehatan tulang dan gigi.

Serat juga menjadi nutrisi yang tidak kalah penting karena perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat sebagian ibu mengalami gangguan pencernaan.

Karena itu, mengonsumsi buah dalam jumlah yang sesuai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga pola makan tetap seimbang selama kehamilan.

Buah Naga Berpotensi Membantu Mencegah Anemia

Anemia merupakan salah satu kondisi yang perlu diperhatikan selama kehamilan.

Kebutuhan zat besi meningkat karena tubuh ibu mengalami perubahan volume darah dan harus mendukung pertumbuhan janin.

Sejumlah penelitian kecil menunjukkan adanya potensi konsumsi buah naga merah dalam membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit pada ibu hamil.

Hemoglobin memiliki fungsi penting dalam membawa oksigen melalui darah.

Ketika kadar hemoglobin terlalu rendah, ibu hamil dapat mengalami anemia yang ditandai dengan keluhan seperti mudah lelah, lemas, pusing, atau kurang bertenaga.

Meski buah naga dapat menjadi bagian dari pola makan yang bergizi, buah ini tidak boleh dianggap sebagai pengganti suplemen zat besi atau pengobatan anemia yang diberikan dokter.

Jika ibu hamil didiagnosis mengalami anemia, pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan tetap diperlukan.

Kandungan Seratnya Membantu Mengatasi Sembelit

Sembelit atau sulit buang air besar merupakan keluhan yang cukup umum dialami selama kehamilan.

Perubahan hormon, pertumbuhan rahim, berkurangnya aktivitas fisik, hingga perubahan pola makan dapat menjadi beberapa faktor yang memengaruhi sistem pencernaan ibu hamil.

Buah naga memiliki kandungan serat yang dapat membantu mendukung kelancaran sistem pencernaan.

Serat membantu menambah volume tinja dan mendukung pergerakan makanan melalui saluran pencernaan.

Dengan asupan serat yang cukup dan dibarengi konsumsi air yang memadai, masalah sembelit dapat lebih mudah dikendalikan.

BACA:  Harga Daging Ayam Ras Hari Ini Stabil, Segini Harganya per Kilogram 1 September 2026

Karena itu, buah naga dapat menjadi salah satu alternatif buah yang bisa dimasukkan dalam menu harian ibu hamil untuk membantu memenuhi kebutuhan serat.

Antioksidan Buah Naga Beri Perlindungan dari Radikal Bebas

Selain vitamin dan mineral, buah naga juga mengandung senyawa antioksidan.

Antioksidan membantu tubuh menghadapi radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif.

Paparan radikal bebas dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk polusi udara dan asap rokok.

Bagi ibu hamil, menghindari asap rokok tetap menjadi langkah yang jauh lebih penting dibandingkan mengandalkan makanan tertentu untuk menangkal dampaknya.

Paparan asap rokok selama kehamilan diketahui dapat memberikan risiko terhadap kesehatan ibu dan janin, termasuk berkaitan dengan kemungkinan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Karena itu, konsumsi buah naga dapat dipandang sebagai bagian dari pola makan bergizi yang menyediakan antioksidan.

Sementara menghindari rokok dan asap rokok tetap menjadi langkah utama untuk melindungi kehamilan.

Cara Aman Menikmati Buah Naga Saat Hamil

Buah naga pada dasarnya dapat dikonsumsi secara langsung setelah dikupas dan dibersihkan dengan baik.

Ibu hamil dapat memotong buah menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan porsi.

Buah tersebut juga bisa dicampurkan ke dalam salad buah atau diolah menjadi jus dan smoothie.

Namun, jika dibuat menjadi jus atau smoothie, sebaiknya tidak perlu menambahkan gula secara berlebihan.

Mengonsumsi buah dalam bentuk utuh juga memberikan keuntungan karena kandungan seratnya tetap lebih terjaga dibandingkan jika buah hanya diambil sarinya.

Yang tidak kalah penting adalah memastikan buah dicuci dan disiapkan dengan cara yang bersih.

Kebersihan makanan selama kehamilan perlu menjadi perhatian untuk mengurangi risiko kontaminasi yang dapat mengganggu kesehatan.

Tidak Perlu Takut Mengonsumsi Buah Naga

Buah naga bukanlah buah yang secara umum harus dijauhi oleh ibu hamil.

Justru, kandungan serat, vitamin C, kalsium, karbohidrat, serta berbagai senyawa antioksidan di dalamnya dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan selama kehamilan.

Buah naga juga berpotensi membantu memenuhi kebutuhan serat, mendukung kesehatan pencernaan, dan memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan potensi manfaat buah naga merah berkaitan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil.

Namun, kehamilan merupakan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.

Karena kebutuhan setiap ibu berbeda, jumlah buah yang dikonsumsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Jadi, jika selama ini masih ragu apakah ibu hamil boleh makan buah naga, jawabannya secara umum adalah boleh.

Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, disiapkan secara higienis, dan menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Untuk ibu hamil yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau mendapatkan anjuran diet khusus dari dokter, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi pilihan paling aman sebelum menentukan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi. (kangtop)