Tak Hanya Manis dan Menyegarkan, Ini 7 Manfaat Buah Naga yang Menarik untuk Kesehatan

Kesehatan45 Dilihat

KONCOdewe.com – Buah naga menjadi salah satu buah tropis yang semakin mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Rasanya yang manis dengan tekstur daging lembut membuat buah ini sering disantap langsung, dijadikan jus, maupun dicampurkan ke berbagai hidangan.

Namun, di balik warna kulitnya yang mencolok dan daging buah yang dihiasi biji-biji kecil berwarna hitam, buah naga ternyata menyimpan beragam kandungan nutrisi yang menarik untuk diperhatikan.

Buah yang masih satu keluarga dengan tanaman kaktus ini dikenal memiliki kandungan serat, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa antioksidan.

Kombinasi tersebut membuat buah naga kerap dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dikutip dari Everyday Health, terdapat beberapa jenis buah naga yang umum dikenal.

Salah satunya adalah Hylocereus undatus atau pitaya blanca, yang mempunyai kulit merah muda hingga merah dengan daging berwarna putih dan biji hitam.

Ada pula Hylocereus polyrhizus atau pitaya roja yang memiliki kulit merah serta daging berwarna merah dengan biji hitam.

Sementara itu, jenis lainnya adalah Hylocereus guatemalensis atau pitaya amarilla, yang memiliki kulit kuning, daging putih, dan biji berwarna hitam.

Perbedaan warna tersebut tidak menghilangkan fakta bahwa buah naga secara umum memiliki kandungan nutrisi yang cukup beragam.

Kandungan Nutrisi Buah Naga Cukup Beragam

Mengutip WebMD, sekitar 6 ons atau kurang lebih 170 gram buah naga yang telah dipotong-potong mengandung sekitar 102 kalori.

Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 2 gram protein, 22 gram karbohidrat, dan 5 gram serat.

Buah naga juga mengandung sekitar 13 gram gula alami, tanpa kandungan lemak yang berarti.

Selain itu, terdapat sejumlah vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, serta magnesium.

Kandungan serat menjadi salah satu komponen yang cukup menarik dari buah ini.

Serat dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga fungsi sistem pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Tidak berhenti di situ, buah naga juga mengandung berbagai senyawa antioksidan.

Healthline menyebut beberapa di antaranya adalah polifenol, karotenoid, dan betasianin.

Senyawa-senyawa tersebut membantu memberikan perlindungan terhadap tubuh dari dampak radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

Lantas, apa saja manfaat buah naga yang bisa diperoleh ketika buah ini dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat?

  1. Membantu Melindungi Tubuh dari Dampak Radikal Bebas

Salah satu keunggulan buah naga yang cukup banyak mendapat perhatian adalah kandungan antioksidannya.

Tubuh manusia secara alami menghasilkan radikal bebas sebagai bagian dari berbagai proses metabolisme.

Namun, ketika jumlah radikal bebas terlalu banyak dan tidak seimbang dengan kemampuan tubuh untuk menetralisirnya, kondisi tersebut dapat memicu stres oksidatif.

Stres oksidatif dapat menyebabkan kerusakan sel dan berkaitan dengan berbagai proses peradangan di dalam tubuh.

Di sinilah antioksidan memiliki peran penting. Senyawa tersebut membantu menetralisir radikal bebas sehingga dapat mengurangi dampak kerusakan oksidatif pada sel.

Buah naga mengandung beberapa jenis antioksidan, termasuk vitamin C, betalain, dan karotenoid seperti beta-karoten serta likopen.

Betalain sendiri merupakan pigmen alami yang turut memberikan warna khas pada beberapa jenis buah naga.

Karena itu, mengonsumsi buah naga sebagai bagian dari pola makan yang beragam dapat membantu tubuh mendapatkan asupan senyawa antioksidan.

  1. Mendukung Kesehatan Usus

Manfaat lain yang membuat buah naga menarik adalah kandungan seratnya.

BACA:  Harga Bawang Putih Hari Ini Turun, Jadi Rp38.700 per Kg: Cabai Rawit Merah Malah Melonjak

Serat tidak hanya membantu proses pencernaan, tetapi juga dapat berperan sebagai makanan bagi bakteri baik yang hidup di dalam saluran pencernaan.

Jenis serat tertentu yang mendukung pertumbuhan bakteri baik tersebut dikenal sebagai prebiotik.

Buah naga disebut memiliki potensi sebagai salah satu sumber prebiotik alami.

Kandungannya dapat mendukung pertumbuhan kelompok bakteri menguntungkan, termasuk bakteri asam laktat dan bifidobakteri.

Keberadaan bakteri baik di dalam usus memiliki kaitan dengan keseimbangan mikrobiota pencernaan.

Kondisi mikrobiota yang sehat kemudian dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan.

Karena itu, konsumsi buah kaya serat seperti buah naga dapat menjadi bagian dari kebiasaan makan yang mendukung kesehatan usus.

  1. Membantu Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Tubuh membutuhkan sistem kekebalan yang bekerja dengan baik untuk menghadapi berbagai zat asing dan mikroorganisme yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Buah naga memiliki kandungan vitamin C dan karotenoid yang dapat membantu mendukung fungsi sistem imun.

Vitamin C dikenal sebagai salah satu zat gizi yang berperan dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, aktivitas antioksidannya membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Hal tersebut juga berkaitan dengan sel darah putih yang menjadi bagian penting dari sistem pertahanan tubuh.

Sel-sel tersebut bekerja untuk mengenali dan melawan berbagai zat yang dianggap berbahaya.

Dengan memasukkan buah naga dan buah-buahan lain yang kaya vitamin serta antioksidan ke dalam menu harian, tubuh dapat memperoleh berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang fungsi imunitas.

  1. Berpotensi Mendukung Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Kesehatan jantung dan pembuluh darah merupakan bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Pola makan sehari-hari menjadi salah satu faktor yang turut berpengaruh terhadap kondisi sistem kardiovaskular.

Buah naga memiliki kandungan antioksidan yang berpotensi memberikan dukungan terhadap kesehatan jantung.

Beberapa senyawa yang terdapat pada buah maupun bijinya juga dikaitkan dengan kandungan asam lemak tertentu.

Selain itu, pola makan yang kaya serat dan makanan nabati dapat membantu menjaga kadar kolesterol dalam batas yang sehat.

Kolesterol yang terlalu tinggi dapat berkontribusi terhadap penumpukan plak di dinding pembuluh darah.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu kelancaran aliran darah.

Karena itu, buah naga dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi pola makan yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

Namun, manfaat tersebut tetap perlu dipadukan dengan aktivitas fisik, pengaturan pola makan, serta kebiasaan hidup sehat lainnya.

  1. Membantu Mengurangi Proses Peradangan

Peradangan sebenarnya merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh. Namun, peradangan yang berlangsung terus-menerus dapat menjadi masalah bagi kesehatan.

Buah naga memiliki sejumlah senyawa yang mempunyai aktivitas antioksidan dan berpotensi memberikan efek anti-inflamasi.

Kandungan tersebut membuat buah naga banyak diteliti berkaitan dengan kemampuannya dalam membantu menghadapi proses peradangan di dalam tubuh.

Beberapa orang juga mengaitkan makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi dengan dukungan terhadap keluhan seperti nyeri dan rasa tidak nyaman pada persendian.

Meski demikian, buah naga bukanlah pengganti obat untuk mengatasi penyakit atau nyeri tertentu.

Konsumsinya lebih tepat dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat yang mendukung kondisi tubuh secara keseluruhan.

  1. Dapat Menjadi Pilihan dalam Pola Makan untuk Menjaga Gula Darah

Buah naga juga kerap dikaitkan dengan pengelolaan gula darah, terutama karena kandungan seratnya.

Serat dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat.

Kondisi tersebut berpotensi membantu menjaga kenaikan kadar gula darah agar tidak berlangsung terlalu cepat setelah makan.

BACA:  Bukan Sekadar Rebahan, Tidur Ternyata Menyimpan Pelajaran Hidup Besar

Selain itu, makanan tinggi serat umumnya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

Hal tersebut dapat membantu seseorang mengatur asupan makanan secara lebih baik.

Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan jumlah dan bentuk konsumsi buah naga.

Buah tetap mengandung gula alami dan karbohidrat, sehingga porsinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Pola makan untuk penderita diabetes sebaiknya juga mengikuti anjuran dokter atau ahli gizi.

  1. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Bukan hanya bagian dalam tubuh, kandungan buah naga juga menarik jika dikaitkan dengan kesehatan kulit.

Vitamin C dan berbagai senyawa antioksidan yang terdapat di dalam buah naga dapat membantu melindungi sel tubuh dari tekanan oksidatif.

Vitamin C sendiri memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga struktur dan elastisitas kulit.

Asupan antioksidan dari makanan juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kulit tetap sehat.

Karena itu, konsumsi buah naga secara rutin dalam pola makan seimbang dapat memberikan tambahan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Namun, kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi oleh makanan. Kualitas tidur, paparan sinar matahari, kebersihan kulit, kecukupan cairan, serta faktor lainnya juga turut berperan.

Buah Naga dan Potensinya Membantu Mencegah Anemia Saat Hamil

Salah satu manfaat buah naga yang cukup menarik perhatian berkaitan dengan anemia pada masa kehamilan.

Sebuah penelitian berskala kecil pada 2017 mengamati kemungkinan pengaruh konsumsi jus buah naga merah terhadap ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi besi.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kadar hemoglobin dan eritrosit setelah intervensi selama beberapa hari.

Temuan itu kemudian menjadi dasar untuk melihat potensi buah naga merah sebagai salah satu makanan yang dapat membantu mendukung kondisi ibu hamil dengan anemia.

Meski demikian, hasil penelitian tersebut tidak berarti buah naga dapat menggantikan terapi medis untuk anemia selama kehamilan.

Anemia pada ibu hamil perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, termasuk persalinan prematur dan berat badan lahir rendah.

Karena itu, ibu hamil yang mengalami anemia sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab serta penanganan yang tepat.

Konsumsi buah naga dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi, tetapi bukan satu-satunya cara untuk mengatasi anemia.

Buah Naga Bisa Jadi Pilihan Buah yang Menarik

Dengan rasa yang menyegarkan dan kandungan nutrisi yang cukup beragam, buah naga dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi menu sehari-hari.

Serat, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa antioksidan di dalamnya membuat buah ini memiliki sejumlah potensi manfaat.

Mulai dari mendukung kesehatan pencernaan, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, hingga menunjang kesehatan jantung dan kulit.

Namun, tidak ada satu jenis buah yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi tubuh.

Karena itu, manfaat buah naga akan lebih optimal jika dikonsumsi bersama beragam buah, sayuran, sumber protein, biji-bijian, dan makanan bergizi lainnya.

Menikmati buah naga bukan sekadar soal mendapatkan rasa manis dan menyegarkan.

Di balik daging buahnya yang lembut serta biji hitam yang menjadi ciri khasnya, terdapat sejumlah nutrisi yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang. (kangtop)