Harga Bawang Putih Naik, Kini Tembus Rp40.550 per Kg, Ini Daftar Pangan Terbaru

Kombis64 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional kembali bergerak pada pemantauan terbaru.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah bawang putih ukuran sedang, yang kini mencapai Rp40.550 per kilogram.

Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang diakses melalui laman hargapangan pada 21 Agustus 2026 pukul 09.10 WIB, harga bawang putih tersebut naik tipis 0,12 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan harga bawang putih terjadi ketika sejumlah komoditas pangan lainnya juga mengalami perubahan.

Namun, pergerakan harga tidak seragam karena beberapa bahan pangan justru tercatat mengalami penurunan.

Cabai Rawit Merah Masih Melonjak

Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling mencolok dalam pemantauan PIHPS.

Harga rata-rata cabai rawit merah mencapai Rp70.450 per kilogram, meningkat Rp7.800 atau 12,45 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Cabai rawit hijau juga naik 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram. Sementara cabai merah keriting meningkat 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram.

Adapun cabai merah besar mengalami kenaikan tipis 0,41 persen menjadi Rp49.300 per kilogram.

Bawang Merah Justru Turun

Berbeda dengan bawang putih, harga bawang merah ukuran sedang justru mengalami penurunan.

Harga bawang merah turun 1,53 persen sehingga berada di level Rp38.850 per kilogram.

Perbedaan arah pergerakan ini membuat harga kedua jenis bawang tersebut menunjukkan kondisi yang cukup beragam.

Harga Daging Ikut Bergerak

Harga daging ayam ras segar tercatat naik 1,09 persen menjadi Rp41.800 per kilogram.

Sementara harga daging sapi kualitas I meningkat 0,33 persen menjadi Rp151.950 per kilogram.

BACA:  Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian 16 September 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Daging sapi kualitas II juga naik 0,1 persen dan berada di angka Rp143.050 per kilogram.

Harga Beras Beragam

Harga beras nasional juga mengalami perubahan pada sejumlah kategori.

Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan bawah II meningkat 1,03 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I masih bertahan di Rp16.500 per kilogram, sementara medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, harga super I naik 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram dan super II meningkat 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.

Gula dan Minyak Goreng

Harga gula pasir premium belum berubah dan masih berada di Rp20.350 per kilogram. Sementara gula pasir lokal naik 0,52 persen menjadi Rp19.150 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah yang naik 0,74 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp24.350 per kilogram, naik 0,21 persen.

Sementara kemasan bermerek II naik 0,42 persen menjadi Rp23.650 per kilogram.

Harga Telur Turun Tipis

Di tengah kenaikan sejumlah bahan pangan, harga telur ayam ras segar justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data PIHPS Nasional, telur ayam ras segar turun 0,17 persen menjadi Rp29.350 per kilogram.

Dengan harga bawang putih yang kini mencapai Rp40.550 per kilogram, pergerakan komoditas ini menjadi salah satu yang perlu diperhatikan masyarakat.

Sementara itu, cabai, daging, beras dan minyak goreng cenderung mengalami kenaikan, sedangkan bawang merah dan telur ayam ras bergerak turun. (kangtop)