KONCOdewe.com – Harga sejumlah bahan pangan strategis di pasar eceran nasional pada Jumat (21/8/2026) masih bergerak dengan pola yang beragam.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah beras, dengan harga yang berbeda-beda sesuai kualitasnya.
Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga beras kualitas bawah hingga super berada di kisaran Rp14.650 sampai Rp17.750 per kilogram pada pemantauan Jumat pagi.
Harga tertinggi tercatat pada beras kualitas super I yang mencapai Rp17.750 per kilogram. Sementara itu, beras super II berada di angka Rp17.250 per kilogram.
Harga Beras Masih Beragam
Untuk beras kualitas medium, harga medium I tercatat Rp16.500 per kilogram, sedangkan medium II berada di level Rp16.300 per kilogram.
Adapun beras kualitas bawah I dibanderol rata-rata Rp14.850 per kilogram.
Harga sedikit lebih rendah terdapat pada beras bawah II yang berada di angka Rp14.650 per kilogram.
Perbedaan tersebut menunjukkan harga beras di pasar eceran nasional masih cukup bervariasi berdasarkan tingkat kualitasnya.
Harga Cabai dan Bawang
Selain beras, sejumlah komoditas bumbu dapur juga mengalami perbedaan harga. Cabai rawit merah tercatat cukup tinggi, yakni Rp69.200 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah besar berada di level Rp49.200 per kilogram.
Harga cabai merah keriting tercatat Rp51.550 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp56.800 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah tercatat Rp39.000 per kilogram, sementara bawang putih berada di angka Rp40.050 per kilogram.
Harga telur ayam ras pada pemantauan yang sama berada di kisaran Rp29.250 per kilogram.
Daging, Gula, dan Minyak Goreng
Pada kelompok daging, harga daging ayam ras segar tercatat Rp41.900 per kilogram.
Daging sapi kualitas I berada di angka Rp151.400 per kilogram, sedangkan kualitas II mencapai Rp142.400 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir premium berada di level Rp20.300 per kilogram. Gula pasir lokal tercatat lebih rendah, yakni Rp19.000 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp20.450 per liter.
Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp24.300 per liter, sedangkan merek II berada di angka Rp23.500 per liter.
Data PIHPS tersebut dapat menjadi salah satu rujukan masyarakat untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok.
Khusus komoditas beras, perbedaan harga berdasarkan kualitas menunjukkan pilihan masyarakat turut menentukan besaran pengeluaran saat berbelanja. (kangtop)






