Blewah Sering Dikira Sekadar Buah Penyegar, Ternyata Kandungannya Tak Main-Main

Kesehatan97 Dilihat

KONCOdewe.com – Blewah menjadi salah satu buah yang begitu mudah ditemukan ketika cuaca terasa panas.

Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat buah berwarna jingga ini kerap hadir sebagai campuran es buah, minuman segar, hingga menu berbuka puasa saat bulan Ramadhan.

Namun, di balik sensasi segarnya, blewah ternyata menyimpan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Buah ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar 90 persen.

Selain air, blewah juga mengandung vitamin, mineral, serat, karotenoid, serta berbagai senyawa antioksidan.

Kombinasi kandungan tersebut membuat blewah tidak hanya menarik sebagai pelepas dahaga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan.

Kandungan nutrisi blewah cukup beragam

Mengutip Verywell Fit, satu buah blewah dengan berat sekitar 177 gram mengandung sekitar 60 kalori.

Buah ini juga hanya memiliki sekitar 0,3 gram lemak, 28 mg sodium, 14,4 gram karbohidrat, 1,6 gram serat, 14 gram gula alami, serta 1,5 gram protein.

Dari sisi vitamin dan mineral, kandungan blewah cukup menarik.

Dalam satu buah terdapat sekitar 65 mg vitamin C, 299,1 mikrogram vitamin A, 472,6 mg kalium, 21,2 mg magnesium, 37,2 mikrogram folat, 3.575,4 mikrogram beta karoten, serta 4,4 mikrogram vitamin K.

Karbohidrat dalam blewah sebagian besar berasal dari gula alami.

Namun, buah ini juga mengandung serat dan memiliki kandungan air yang sangat tinggi sehingga menjadi salah satu pilihan buah yang relatif ringan untuk dikonsumsi.

Vitamin C menjadi salah satu nutrisi yang paling menonjol.

Satu buah blewah dapat menyediakan sekitar 72 persen kebutuhan vitamin C harian berdasarkan pola makan 2.000 kalori.

Sementara itu, vitamin A juga tersedia dalam jumlah cukup tinggi.

  1. Kandungan airnya membantu mencegah dehidrasi

Salah satu keunggulan utama blewah adalah kandungan airnya yang sangat tinggi.

Sekitar 90 persen bagian buah ini terdiri dari air sehingga dapat membantu menambah asupan cairan tubuh.

Tidak hanya air, blewah juga menyediakan kalium yang termasuk salah satu elektrolit penting bagi tubuh.

Kalium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi otot dan saraf.

Karena itu, menyantap blewah dapat menjadi pilihan menyegarkan ketika tubuh membutuhkan tambahan cairan, terutama saat cuaca panas.

Meski demikian, konsumsi buah tetap tidak menggantikan kebutuhan minum air putih yang cukup.

  1. Mendukung kesehatan mata

Warna cerah pada daging blewah tidak hanya membuatnya menarik secara visual. Buah ini juga mengandung beta karoten yang merupakan salah satu sumber vitamin A.

BACA:  Jangan Tunggu Jatuh Sakit, Ini Pentingnya Merawat Tubuh dan Pikiran Sejak Sekarang

Selain beta karoten, blewah mengandung lutein dan zeaxanthin.

Kedua senyawa tersebut termasuk kelompok karotenoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan banyak ditemukan pada jaringan mata.

Asupan makanan yang mengandung karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan mata, termasuk area makula yang memiliki peranan penting dalam penglihatan.

  1. Membantu menjaga kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dan berbagai senyawa antioksidan dalam blewah juga membuat buah ini menarik bagi kesehatan kulit.

Vitamin C dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan kolagen, yaitu protein yang berperan penting dalam struktur kulit.

Sementara itu, senyawa antioksidan membantu melindungi sel dari tekanan oksidatif yang dapat terjadi akibat paparan lingkungan.

Sejumlah penelitian awal juga mengamati potensi kandungan blewah dalam memberikan perlindungan terhadap dampak paparan sinar matahari pada kulit.

Namun, hal tersebut tidak berarti mengonsumsi blewah dapat menggantikan penggunaan tabir surya sebagai perlindungan utama dari sinar ultraviolet.

  1. Berpotensi membantu menjaga tekanan darah

Blewah termasuk buah yang rendah sodium tetapi menyediakan kalium dalam jumlah cukup tinggi.

Kombinasi tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pengelolaan tekanan darah.

Kalium membantu mengimbangi efek sodium dalam tubuh dan berperan dalam fungsi pembuluh darah.

Karena tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke, pola makan yang kaya buah dan sayuran dapat membantu mendukung kesehatan kardiovaskular.

Meski begitu, blewah bukan obat untuk tekanan darah tinggi.

Orang yang mengalami hipertensi tetap perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan menjaga pola hidup secara keseluruhan.

  1. Mendukung kesehatan jantung

Manfaat blewah berikutnya berkaitan dengan kesehatan jantung.

Kandungan kalium, serat, dan vitamin C di dalam buah ini dapat melengkapi pola makan yang baik untuk menjaga sistem kardiovaskular.

Kalium berperan dalam membantu menjaga tekanan darah, sementara serat dapat membantu pengelolaan kadar kolesterol ketika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Dengan kandungan air yang tinggi dan kalori yang relatif rendah, blewah juga dapat menjadi pilihan camilan buah yang menyegarkan.

  1. Mengandung nutrisi yang berkaitan dengan kesehatan pernapasan

Blewah mengandung beta karoten yang kemudian dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.

Nutrisi tersebut memiliki peranan penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan dan kesehatan jaringan.

Buah ini juga mengandung kolin, salah satu nutrisi yang memiliki beragam fungsi dalam tubuh dan diketahui memiliki kaitan dengan proses peradangan.

BACA:  Benarkah Alpukat Bisa Menurunkan Kolesterol? Ini Penjelasan Penelitian dan Cara Efektif Mengendalikannya

Namun, klaim bahwa blewah dapat mencegah asma perlu dipahami secara hati-hati.

Mengonsumsi blewah tidak dapat menggantikan pengobatan atau terapi medis bagi penderita asma.

  1. Kaya antioksidan dan berpotensi mendukung perlindungan sel

Selain vitamin C dan beta karoten, blewah menyediakan berbagai senyawa antioksidan.

Antioksidan membantu tubuh menghadapi stres oksidatif yang terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan antara radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralisirnya.

Karena itu, konsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan, termasuk blewah, dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan sel.

Sejumlah penelitian awal juga telah mengamati potensi senyawa antioksidan dalam melon terhadap proses yang berkaitan dengan perkembangan sel abnormal.

Namun, temuan tersebut belum cukup untuk menyatakan bahwa blewah dapat mencegah atau mengobati kanker pada manusia.

Cocok menjadi pilihan saat cuaca panas

Dengan kandungan air yang mencapai sekitar 90 persen, blewah memang sangat cocok dinikmati ketika cuaca sedang terik.

Rasanya yang manis dan segar membuat buah ini sering menjadi bahan minuman dingin.

Saat bulan Ramadhan, blewah juga kerap digunakan sebagai menu berbuka puasa karena dapat memberikan sensasi segar setelah seharian menahan haus dan lapar.

Meski demikian, cara mengolah blewah juga perlu diperhatikan.

Menambahkan terlalu banyak sirup, gula, atau susu kental manis dapat meningkatkan jumlah gula dan kalori dalam hidangan sehingga manfaat buahnya tidak lagi menjadi satu-satunya pertimbangan.

Tetap perhatikan kondisi tubuh saat mengonsumsinya

Walaupun memiliki banyak kandungan nutrisi, bukan berarti semua orang dapat mengonsumsi blewah tanpa pertimbangan.

Sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap jenis buah tertentu, termasuk melon.

Selain itu, anggapan bahwa blewah sebaiknya tidak dimakan pada malam hari karena kandungan airnya dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil.

Sebenarnya lebih berkaitan dengan jumlah konsumsi dan kondisi masing-masing orang.

Tidak ada alasan umum bahwa blewah secara khusus berbahaya jika dikonsumsi pada malam hari.

Yang terpenting adalah memperhatikan porsi dan menjadikan blewah sebagai bagian dari pola makan yang beragam.

Oleh karena itu, blewah bukan hanya buah yang menyegarkan ketika cuaca panas.

Kandungan air, vitamin C, vitamin A, kalium, folat, beta karoten, serat, dan antioksidan membuatnya memiliki sejumlah nilai gizi yang menarik.

Dikonsumsi secara wajar dan diolah dengan cara yang tidak berlebihan, blewah dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sehari-hari. (kangtop)