KONCOdewe.com – Harga minyak goreng di tingkat eceran nasional kompak mengalami penurunan pada perdagangan Senin (3/8/2026).
Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Baik minyak goreng curah maupun kemasan tercatat lebih murah dibandingkan hari sebelumnya, seiring tren melemahnya mayoritas harga bahan pangan.
Harga minyak goreng curah turun 4,89 persen menjadi Rp19.450 per kilogram (kg).
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I terkoreksi 3,9 persen menjadi Rp23.400 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 2,35 persen menjadi Rp22.850 per kg.
Selain minyak goreng, penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas pangan lainnya.
Beras kualitas medium I turun 0,91 persen menjadi Rp16.250 per kg, sedangkan beras kualitas medium II melemah 0,93 persen menjadi Rp16.050 per kg.
Beras kualitas super I juga turun 3,11 persen menjadi Rp17.150 per kg, disusul beras kualitas super II yang terkoreksi 1,17 persen menjadi Rp16.950 per kg.
Kelompok cabai turut mencatat penurunan yang cukup signifikan.
Cabai merah besar menjadi komoditas dengan penurunan terdalam, yakni 27,89 persen menjadi Rp35.550 per kg.
Cabai merah keriting turun 17,39 persen menjadi Rp40.150 per kg, cabai rawit hijau turun 10,91 persen menjadi Rp46.150 per kg, sedangkan cabai rawit merah berkurang 5,58 persen menjadi Rp51.650 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar merosot 19,72 persen menjadi Rp31.750 per kg.
Daging sapi kualitas I juga turun 1,89 persen menjadi Rp148.100 per kg.
Di sisi lain, tidak semua komoditas mengalami penurunan.
Daging sapi kualitas II naik 3,66 persen menjadi Rp147.150 per kg, sementara telur ayam ras meningkat 7,8 persen menjadi Rp31.800 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas gula dan bawang.
Gula pasir kualitas premium naik 3,2 persen menjadi Rp20.950 per kg, sedangkan gula pasir lokal meningkat 4,45 persen menjadi Rp19.950 per kg.
Bawang merah melonjak 16,05 persen menjadi Rp47.350 per kg dan bawang putih naik 16,51 persen menjadi Rp49.050 per kg.
Sementara itu, beras kualitas bawah bergerak berlawanan dengan jenis beras lainnya.
Beras kualitas bawah I naik 2,03 persen menjadi Rp15.600 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 7,22 persen hingga berada di level Rp15.050 per kg. (kangtop)









