Telur Ayam Ras Masih Dibanderol Rp28.200 per Kg, Bagaimana Harga Komoditas Lainnya?

Kombis41 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras menjadi salah satu komoditas pangan yang banyak diperhatikan masyarakat dalam pembaruan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Berdasarkan pemantauan pada Jumat (24/7/2026) pukul 10.30 WIB, rata-rata harga telur ayam ras di tingkat pedagang eceran tercatat Rp28.200 per kilogram.

Selain telur ayam ras, PIHPS juga mencatat pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Cabai rawit merah diperdagangkan dengan harga rata-rata Rp46.200 per kilogram, bawang merah berada di kisaran Rp42.500 per kilogram, dan bawang putih sekitar Rp42.000 per kilogram.

Harga Beras Berdasarkan Kualitas

Untuk komoditas beras, harga masih mengalami perbedaan berdasarkan kelas mutunya.

Beras kualitas bawah I dipasarkan seharga Rp14.700 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di angka Rp14.450 per kilogram.

Sementara itu, beras medium kualitas I dijual sekitar Rp15.900 per kilogram dan kualitas II Rp15.600 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.000 per kilogram, sedangkan super II dibanderol Rp16.450 per kilogram.

Cabai, Daging, Gula, dan Minyak Goreng

Pada kelompok komoditas cabai, harga cabai merah besar tercatat Rp44.250 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.400 per kilogram.

Sedangkan cabai rawit hijau berada di level Rp47.300 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani lainnya, daging ayam ras segar dijual sekitar Rp35.900 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas I dipasarkan dengan harga Rp148.750 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di kisaran Rp141.750 per kilogram.

Di sisi lain, gula pasir premium tercatat seharga Rp20.050 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.900 per kilogram, dan minyak goreng curah berada di level Rp20.150 per liter.

BACA:  Harga Cabai Rawit Merah Anjlok ke Rp45.000 per Kg, Masyarakat Bisa Bernapas Lega

Untuk minyak goreng kemasan bermerek I dan II, masing-masing dipasarkan sekitar Rp23.900 dan Rp23.700 per liter.

Seluruh harga tersebut merupakan rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran berdasarkan data PIHPS Nasional.

Perubahan harga masih dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasokan, distribusi, serta dinamika pasar di berbagai daerah. (kangtop)