KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras segar pada Rabu, 9 September 2026, terpantau mengalami kenaikan.
Hingga pukul 12.45 WIB, harga rata-rata telur ayam ras segar berada di angka Rp29.850 per kilogram, naik Rp200 atau sekitar 0,67 persen.
Kenaikan tersebut membuat harga telur ayam ras segar kembali bergerak mendekati Rp30 ribu per kilogram.
Meski peningkatannya masih tergolong tipis, perubahan harga telur tetap menjadi perhatian karena komoditas ini termasuk kebutuhan pangan yang cukup sering dibeli masyarakat.
Harga Telur Ayam Naik
Berdasarkan data harga rata-rata bahan pangan, telur ayam ras segar menjadi salah satu komoditas protein yang mengalami kenaikan pada perdagangan 9 September 2026.
Harga telur tercatat naik Rp200 dari posisi sebelumnya.
Dengan demikian, masyarakat yang membeli telur dalam jumlah banyak perlu menyiapkan anggaran sedikit lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Sementara itu, harga daging ayam ras segar justru mengalami penurunan tipis. Komoditas tersebut berada di harga Rp42.500 per kilogram, turun Rp100 atau sekitar 0,23 persen.
Berbeda dengan ayam, harga daging sapi masih berada jauh lebih tinggi. Daging sapi kualitas 1 mencapai Rp152.050 per kilogram, naik Rp250 atau 0,16 persen.
Sedangkan daging sapi kualitas 2 berada di angka Rp143.100 per kilogram, meningkat Rp800 atau 0,56 persen.
Harga Beras Bergerak Naik
Di kelompok kebutuhan pokok, harga beras juga menunjukkan kenaikan tipis. Beras kualitas bawah I berada di Rp14.900 per kilogram, naik Rp50 atau 0,34 persen.
Sementara beras kualitas bawah II mencapai Rp14.700 per kilogram, juga naik Rp50.
Untuk beras medium, kualitas medium I tercatat Rp16.600 per kilogram, sedangkan medium II berada di Rp16.400 per kilogram. Keduanya sama-sama mengalami kenaikan Rp50.
Beras kualitas super I juga naik Rp50 menjadi Rp17.850 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super II masih stabil di harga Rp17.300 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga beras pada hari tersebut berada dalam rentang Rp14.700 hingga Rp17.850 per kilogram.
Cabai Mengalami Lonjakan
Pergerakan harga yang lebih tajam terjadi pada komoditas cabai. Cabai rawit merah mencatat kenaikan 9,98 persen atau Rp8.250 sehingga harganya mencapai Rp90.950 per kilogram.
Cabai merah keriting juga naik 7,9 persen menjadi Rp61.450 per kilogram, sedangkan cabai merah besar meningkat 5,65 persen menjadi Rp55.150 per kilogram.
Adapun harga cabai rawit hijau berada di Rp64.400 per kilogram, setelah naik Rp2.300 atau 3,7 persen.
Untuk komoditas bawang, bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan Rp500 menjadi Rp37.950 per kilogram.
Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik Rp100 menjadi Rp39.550 per kilogram.
Gula dan Minyak Goreng
Harga gula pasir premium tercatat Rp20.300 per kilogram, turun Rp50. Sementara gula pasir lokal masih bertahan di Rp19.100 per kilogram.
Harga minyak goreng curah juga tidak mengalami perubahan dan berada di Rp20.450 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 1 turun tipis menjadi Rp24.300 per kilogram, sedangkan kemasan bermerk 2 naik menjadi Rp23.500 per kilogram.
Secara umum, perkembangan harga pangan pada 9 September 2026 menunjukkan pergerakan yang beragam.
Harga telur ayam ras segar menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan, yakni Rp200 menjadi Rp29.850 per kilogram.
Di sisi lain, harga ayam ras segar justru terkoreksi tipis, sementara daging sapi, beras, dan sejumlah komoditas cabai mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu mencermati perubahan harga ketika menyusun anggaran belanja kebutuhan sehari-hari. (kangtop)











