Tak Hanya Lezat, Ini Beragam Manfaat Durian bagi Kesehatan yang Belum Banyak Diketahui

Kesehatan52 Dilihat

KONCOdewe.com – Durian selama ini lebih dikenal sebagai raja buah tropis berkat cita rasanya yang khas dan aromanya yang kuat.

Namun di balik kelezatannya, buah yang memiliki nama ilmiah Durio zibethinus ini ternyata menyimpan beragam kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, durian dapat menjadi salah satu sumber energi sekaligus pemasok berbagai vitamin dan mineral penting.

Bahkan bukan hanya daging buahnya yang memiliki nilai manfaat, beberapa bagian lain seperti kulit dan daun juga telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di sejumlah daerah.

Kaya Nutrisi Penting

Daging buah durian mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Kandungan utamanya meliputi karbohidrat sebagai sumber energi, lemak sehat, protein, serat pangan, serta beragam vitamin dan mineral.

Di dalam buah ini juga terdapat kalsium, fosfor, magnesium, kalium, zat besi, seng, mangan, tembaga, asam folat, karoten, vitamin C, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), hingga niasin.

Kombinasi berbagai nutrisi tersebut menjadikan durian sebagai salah satu buah dengan kandungan energi yang cukup tinggi dibandingkan buah tropis lainnya.

Dalam setiap 100 gram bagian buah yang dapat dimakan, durian mengandung sekitar 67 gram air, 28,3 gram karbohidrat, 2,5 gram lemak, 2,5 gram protein.

Serta sekitar 1,4 gram serat. Kandungan tersebut menghasilkan energi sekitar 520 kilojoule sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan energi harian.

Selain itu, kandungan kalium, kalsium, fosfor, serta vitamin B kompleks dan vitamin C di dalam durian turut berperan dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, mulai dari metabolisme hingga kesehatan jaringan.

BACA:  Posisi Tidur Ternyata Berpengaruh pada Ibadah dan Kesehatan, Ini Penjelasannya

Tetap Perlu Dikonsumsi Secukupnya

Meski kaya nutrisi, durian juga mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi. Buah ini juga dikenal memberikan sensasi “panas” setelah dikonsumsi.

Karena itu, konsumsi durian sebaiknya tidak berlebihan.

Orang dengan diabetes maupun ibu hamil dianjurkan lebih berhati-hati dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi durian dalam jumlah banyak agar tetap sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Beragam Khasiat untuk Tubuh

Selain menjadi sumber energi, durian juga dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Beberapa penelitian maupun pemanfaatan secara tradisional menunjukkan bahwa buah ini memiliki potensi membantu menjaga kesehatan apabila dikonsumsi secara bijak.

Ekstrak yang berasal dari kulit maupun bagian buah durian telah lama digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional.

Untuk membantu meredakan bengkak serta mengatasi beberapa gangguan pada kulit.

Durian juga diketahui mengandung senyawa yang dipercaya dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Sehingga mendukung kesehatan sistem kardiovaskular apabila diimbangi pola makan sehat.

Mengandung Triptofan yang Mendukung Suasana Hati

Salah satu kandungan menarik dalam durian adalah asam amino triptofan.

Senyawa ini berperan sebagai bahan pembentuk serotonin, yaitu zat kimia di dalam otak yang berkaitan dengan suasana hati.

Kandungan triptofan dipercaya dapat membantu mengurangi rasa gelisah, memperbaiki kualitas tidur, serta mendukung penurunan gejala insomnia pada sebagian orang.

Peningkatan kadar serotonin juga berhubungan dengan munculnya perasaan lebih nyaman, rileks, dan bahagia.

Inilah yang membuat sebagian orang merasa lebih puas dan bersemangat setelah menikmati durian dalam porsi yang tidak berlebihan.

Nikmat Sekaligus Bernilai Gizi

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap, durian bukan hanya menjadi buah favorit karena cita rasanya, tetapi juga memiliki nilai gizi yang cukup tinggi.

BACA:  Rahasia Tubuh Jarang Sakit Ternyata Sederhana: Pastikan 6 Hal Ini Terpenuhi

Meski demikian, manfaat tersebut akan lebih optimal jika durian dikonsumsi secara seimbang sebagai bagian dari pola makan sehat.

Mengatur porsi konsumsi tetap menjadi kunci agar berbagai kandungan baik di dalam durian dapat dinikmati tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat asupan gula dan kalori yang berlebihan. (kangtop)