Presiden Prabowo Ingatkan Polri Hadapi Modus Kejahatan Baru, Minta Terus Berbenah dan Beradaptasi

Politik41 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memegang peranan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Menurutnya, kemajuan sebuah negara tidak terlepas dari keberadaan institusi kepolisian yang profesional, kuat, dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Prabowo menyebut sejarah menunjukkan bahwa negara-negara yang berhasil umumnya memiliki aparat penegak hukum yang mampu menjalankan tugas secara efektif.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polri yang selama ini menjaga keamanan dan ketertiban di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden menegaskan bahwa Polri hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Menurut Prabowo, Indonesia saat ini sedang menjalankan berbagai agenda transformasi di bidang ekonomi, pendidikan, birokrasi, ketahanan pangan, hingga energi.

Seluruh program tersebut, kata dia, hanya dapat berjalan optimal apabila didukung situasi keamanan yang kondusif serta kepastian hukum.

Presiden menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai tanpa stabilitas keamanan.

Karena itu, aparat negara harus mampu menjaga kepercayaan publik dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan enam pesan penting kepada seluruh jajaran Polri.

Pesan pertama adalah menjaga kepercayaan masyarakat karena kepercayaan merupakan modal utama yang harus dimiliki setiap anggota kepolisian.

Ia meminta seluruh personel selalu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik.

BACA:  Presiden Prabowo Ungkap Alasan Kekayaan Negara Tak Boleh Disia-siakan, Pendidikan Jadi Kuncinya

Menurutnya, polisi harus menjadi pelindung dan pengayom, bukan justru menyulitkan masyarakat.

Presiden mengingatkan bahwa seluruh fasilitas dan kesejahteraan aparat berasal dari rakyat sehingga harus dibalas melalui pengabdian yang tulus.

Prabowo juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu.

Ia meminta anggota Polri berani membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, serta tidak gentar menghadapi tekanan dari pihak mana pun selama menjalankan tugas sesuai hukum.

Selain itu, Presiden mendorong Polri terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Menurutnya, perkembangan teknologi telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan baru yang hanya dapat dihadapi oleh aparat yang terus meningkatkan kemampuan.

Presiden juga mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi dengan berbagai unsur bangsa.

Mulai dari TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, hingga seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tantangan keamanan nasional tidak dapat dihadapi oleh Polri sendirian.

Sebagai pesan penutup, Prabowo meminta institusi kepolisian terus melakukan pembenahan internal dengan tetap rendah hati, terbuka terhadap kritik.

Dan tidak berhenti meningkatkan kualitas organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Presiden mengingatkan bahwa tantangan keamanan terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Ia menyoroti berbagai ancaman seperti peredaran narkotika, judi online, perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, penyelundupan, pertambangan ilegal.

Hingga kejahatan kerah putih yang harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Meski demikian, Prabowo memberikan apresiasi atas keberhasilan Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas praktik judi daring.

Serta menjaga Indonesia tetap bebas dari aksi terorisme dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran Polri tidak cepat berpuas diri karena tantangan ke depan masih besar.

BACA:  Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri di Hari Bhayangkara ke-80, Ini Maknanya

Termasuk pemberantasan korupsi dan berbagai praktik ekonomi ilegal yang dinilai menjadi penyebab kemiskinan di Indonesia. (kangtop)