Presiden Prabowo Beri Pesan Tegas ke Polri: Hukum Tak Boleh Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Politik57 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum di Indonesia harus berjalan secara adil.

Dan tidak boleh dipengaruhi kepentingan politik, kelompok tertentu, maupun pihak yang memiliki kekuatan ekonomi.

Menurutnya, hukum harus menjadi pelindung bagi seluruh rakyat, terutama masyarakat kecil yang membutuhkan kepastian dan rasa keadilan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Di hadapan jajaran Polri, Prabowo menekankan bahwa hukum tidak boleh hanya tegas terhadap masyarakat bawah tetapi lemah terhadap kalangan yang memiliki kekuasaan atau kekayaan.

Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak menjadikan hukum sebagai instrumen balas dendam politik maupun alat untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu.

Presiden meminta seluruh aparat bekerja secara profesional tanpa diskriminasi serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

Prabowo menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik kriminalisasi ataupun penggunaan hukum yang menyimpang dari tujuan utamanya.

Yakni memberikan perlindungan dan keadilan bagi masyarakat.

Menurut Kepala Negara, pemerintah berkewajiban memastikan warga yang lemah memperoleh perlindungan, sementara masyarakat yang mencari keadilan mendapatkan pelayanan yang layak.

Ia juga menekankan bahwa setiap orang yang benar harus merasa aman.

Sedangkan mereka yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.

Selain menyoroti penegakan hukum, Presiden juga mengingatkan pentingnya peran Polri dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Ia meminta institusi kepolisian menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasi, kritik, maupun pendapat secara damai sesuai aturan yang berlaku.

Prabowo menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun tidak boleh berkembang menjadi sumber perpecahan.

BACA:  Peluncuran B50 Bawa Kabar Baik untuk Petani, Presiden Prabowo Beberkan Alasannya

Karena itu, Polri diharapkan mampu menjaga persatuan, ketertiban, sekaligus melindungi kebebasan berpendapat masyarakat.

Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus tetap berjalan seiring dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.

Menurutnya, keberadaan hukum bertujuan memberikan rasa aman sekaligus melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Di akhir arahannya, Prabowo kembali mengingatkan seluruh jajaran Polri agar senantiasa berpihak pada keadilan, melayani masyarakat tanpa pandang bulu.

Serta memastikan hukum benar-benar menjadi benteng perlindungan bagi seluruh warga negara.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dan mengusung tema “80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat”, sebagai bentuk komitmen Korps Bhayangkara dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (kangtop)