Bukan Hanya Air Putih, Ini Deretan Minuman yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung Menurut Sejumlah Penelitian

Kesehatan13 Dilihat

KONCOdewe.com – Menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada pola makan dan olahraga.

Apa yang diminum setiap hari juga memiliki peran penting dalam mendukung fungsi organ vital tersebut.

Beberapa jenis minuman diketahui dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, mengontrol kadar kolesterol, hingga mendukung fungsi pembuluh darah.

Berkat manfaat tersebut, risiko terjadinya penyakit kardiovaskular pun berpotensi ditekan apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Meski demikian, tidak semua minuman memberikan efek yang sama.

Ada beberapa pilihan yang dinilai lebih baik untuk kesehatan jantung dibandingkan minuman tinggi gula atau minuman beralkohol.

  1. Air Putih Tetap Menjadi Pilihan Terbaik

Berbagai ahli kesehatan sepakat bahwa air putih merupakan minuman paling baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus mendukung kesehatan jantung.

Menurut Heart Foundation, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup agar darah mampu mengalir dengan baik dalam membawa oksigen serta berbagai nutrisi menuju seluruh organ dan jaringan tubuh.

Ketika kebutuhan cairan tercukupi, kerja jantung menjadi lebih optimal karena sistem sirkulasi darah dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, air putih tidak mengandung kalori maupun lemak sehingga tidak memengaruhi kadar kolesterol ataupun lipid dalam darah.

Secara umum, orang dewasa dianjurkan memenuhi kebutuhan cairan sekitar dua liter atau kurang lebih delapan gelas setiap har.

Meskipun kebutuhan masing-masing orang dapat berbeda tergantung aktivitas dan kondisi kesehatan.

  1. Teh Hitam Mengandung Senyawa yang Baik bagi Pembuluh Darah

Selain air putih, teh hitam termasuk salah satu minuman yang sering dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung.

Teh hitam mengandung berbagai senyawa alami seperti katekin dan polifenol yang dikenal memiliki sifat antioksidan serta membantu melawan peradangan di dalam tubuh.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara kebiasaan mengonsumsi teh dengan penurunan kadar kolesterol secara bertahap.

Penurunan kadar kolesterol tersebut diyakini dapat membantu mengurangi risiko munculnya penyakit kardiovaskular apabila disertai pola hidup sehat secara keseluruhan.

Meski demikian, para peneliti masih terus melakukan kajian lebih lanjut mengenai jumlah konsumsi teh yang paling ideal untuk memperoleh manfaat maksimal.

  1. Air Jeruk Bisa Menjadi Pilihan Menyegarkan
BACA:  Bukan Sekadar Pengharum Ruangan, Aromaterapi Punya Manfaat yang Jarang Disadari

Bagi yang mulai bosan mengonsumsi air putih, air jeruk dapat menjadi alternatif yang menyegarkan.

Buah jeruk dikenal kaya vitamin C serta flavonoid yang berperan sebagai antioksidan alami.

Kandungan tersebut dipercaya membantu menjaga elastisitas pembuluh darah sekaligus berkontribusi dalam mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol.

Namun, sebaiknya memilih air jeruk tanpa tambahan gula berlebihan agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

  1. Teh Hijau Kaya Antioksidan

Teh hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman yang banyak dikaitkan dengan gaya hidup sehat.

Minuman ini mengandung katekin, epikatekin, dan polifenol yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner.

Selain membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, teh hijau juga dinilai berpotensi membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah.

Terutama bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

  1. Teh Bunga Sepatu Berpotensi Membantu Menjaga Kolesterol

Teh bunga sepatu atau hibiscus tea juga semakin banyak mendapat perhatian dalam berbagai penelitian mengenai kesehatan jantung.

Minuman herbal ini diketahui mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi teh bunga sepatu berpotensi membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta trigliserida.

Selain itu, teh ini juga diyakini dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya plak pada pembuluh darah yang menjadi salah satu penyebab aterosklerosis.

Cara penyajiannya pun cukup mudah, yakni dengan menyeduh bunga sepatu kering menggunakan air panas, kemudian dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin.

  1. Jus Tomat Dapat Membantu Menekan Kolesterol LDL

Tomat tidak hanya kaya vitamin, tetapi juga mengandung likopen yang dikenal sebagai antioksidan kuat.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi satu gelas jus tomat setiap hari berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat.

Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila jus tomat tidak diberi tambahan garam.

Asupan natrium yang terlalu tinggi justru dapat meningkatkan tekanan darah sehingga mengurangi manfaat yang diharapkan bagi kesehatan jantung.

  1. Jus Buah Beri Baik untuk Pembuluh Darah
BACA:  Serangan Jantung Bisa Datang Tiba-Tiba, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

Berbagai jenis buah beri seperti stroberi dan blueberry merupakan sumber antioksidan yang sangat baik.

Kandungan antosianin di dalamnya membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat proses oksidasi.

Dalam sejumlah penelitian, konsumsi blueberry secara rutin dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik sekaligus perbaikan fungsi pembuluh darah.

Karena itu, jus buah beri tanpa tambahan gula dapat menjadi salah satu pilihan minuman sehat bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung.

  1. Jus Bit Kaya Nitrat Alami

Bit juga termasuk salah satu bahan pangan yang banyak dipelajari karena manfaatnya terhadap sistem kardiovaskular.

Umbi berwarna merah keunguan ini mengandung nitrat alami yang di dalam tubuh akan diubah menjadi oksida nitrat.

Senyawa tersebut membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat menurun.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi jus bit mampu membantu menurunkan tekanan darah sistolik baik pada kelompok usia muda maupun lanjut usia.

Hindari Minuman yang Berisiko Merusak Jantung

Selain memilih minuman yang menyehatkan, penting pula membatasi konsumsi minuman yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Minuman beralkohol, minuman berenergi, maupun konsumsi kafein secara berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi tekanan darah, denyut jantung, maupun fungsi pembuluh darah.

Tak kalah penting, kebiasaan mengonsumsi minuman tinggi gula juga perlu dibatasi karena dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung dalam jangka panjang.

Pola Hidup Sehat Tetap Menjadi Kunci

Mengonsumsi berbagai minuman yang baik untuk jantung memang dapat memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan.

Namun, hasil terbaik tetap diperoleh apabila kebiasaan tersebut disertai pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga.

Menjaga berat badan ideal, mencukupi kebutuhan tidur, serta membatasi konsumsi garam dan makanan tinggi lemak jenuh.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh, risiko gangguan jantung dapat ditekan sehingga kualitas hidup pun tetap terjaga hingga usia lanjut. (kangtop)