Harga Telur Ayam Terkini Tembus Rp30.200 per Kg, Ini Kondisi Lengkap Pangan Hari Ini

Kombis6 Dilihat

KONCOdewe.com – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional di bawah naungan Bank Indonesia kembali mencatat pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pada Kamis pukul 06.43 WIB.

Dari data tersebut, perhatian utama tertuju pada harga telur ayam ras yang berada di level Rp30.200 per kilogram (kg), menunjukkan posisi yang cukup menonjol di antara komoditas lainnya.

Harga telur ayam ras tersebut menjadi salah satu acuan penting di pasar eceran nasional, di tengah fluktuasi berbagai bahan pangan lain.

Sementara itu, cabai rawit merah tercatat berada di posisi Rp75.700 per kg sebagai komoditas dengan harga tertinggi saat ini.

Selain telur ayam ras yang menjadi sorotan, sejumlah komoditas lain juga menunjukkan variasi harga di pasar nasional.

Bawang merah tercatat di angka Rp55.700 per kg, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp41.600 per kg.

Untuk kelompok beras, harga masih bergerak sesuai kualitas. Beras bawah I berada di Rp14.650 per kg, bawah II Rp14.500 per kg.

Beras medium I tercatat Rp16.250 per kg dan medium II Rp16.050 per kg, sementara beras super I mencapai Rp17.500 per kg dan super II di Rp14.500 per kg.

Komoditas cabai lainnya juga ikut mengalami perbedaan harga. Cabai merah besar dijual Rp62.150 per kg, cabai merah keriting Rp57.650 per kg, serta cabai rawit hijau berada di Rp54.200 per kg.

Pada sektor protein hewani, daging ayam ras segar dipatok Rp37.350 per kg.

Sedangkan daging sapi kualitas I berada di Rp148.600 per kg dan kualitas II di Rp139.750 per kg.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium tercatat Rp20.250 per kg, sementara gula lokal berada di Rp19.900 per kg.

BACA:  Harga Telur Ayam Hari Ini Rp30.100 per Kilogram, Simak Daftar Harga Pangan Terbaru

Adapun minyak goreng curah dijual Rp20.650 per liter, minyak kemasan bermerek I Rp24.100 per liter, dan bermerek II Rp23.250 per liter.

PIHPS menegaskan bahwa pergerakan harga ini masih bersifat dinamis, dipengaruhi oleh kondisi pasokan, distribusi, serta faktor ekonomi di berbagai daerah yang terus berubah. (kangtop)