Harga Minyak Goreng Curah Naik Jadi Rp20.400, Kemasan Bermerek II Rp23.650 per Kilogram

Kombis70 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng curah dan kemasan bermerek di pasar eceran nasional mengalami perubahan pada Jumat, 6 November 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, minyak goreng curah naik Rp50 menjadi Rp20.400 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I masih bertahan di angka Rp24.400 per kilogram.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek II mengalami kenaikan Rp50 sehingga mencapai Rp23.650 per kilogram.

Data PIHPS yang diperbarui pada Jumat (6/11/2026) pukul 18.30 WIB juga mencatat perubahan harga pada sejumlah kebutuhan pokok lainnya, mulai dari bawang, beras, cabai, daging, gula pasir, hingga telur ayam.

Pada kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang naik Rp300 menjadi Rp37.400 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp38.300 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga kualitas bawah I bertambah Rp50 menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan bawah II tetap Rp14.800 per kilogram.

Beras medium I naik Rp100 menjadi Rp16.750 dan medium II menjadi Rp16.550 per kilogram.

Sementara itu, beras super I mencapai Rp18.050 setelah naik Rp50, sedangkan super II naik Rp100 menjadi Rp17.550 per kilogram.

Di kelompok cabai, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan paling besar, yakni Rp5.650 atau 6,77 persen menjadi Rp89.150 per kilogram.

Sebaliknya, cabai merah besar turun Rp950 menjadi Rp70.650, cabai rawit hijau berkurang Rp2.800 menjadi Rp75.550, dan cabai rawit merah turun Rp1.050 menjadi Rp95.150 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam ras segar turun Rp250 menjadi Rp38.750 per kilogram.

Berbeda dengan ayam, daging sapi kualitas I naik Rp1.000 menjadi Rp153.700, sedangkan kualitas II bertambah Rp650 menjadi Rp144.350 per kilogram.

BACA:  Harga BBM Shell Senin 19 Oktober 2026, V-Power Diesel Dibanderol Rp25.420 per Liter

Harga gula pasir premium meningkat Rp50 menjadi Rp20.650 per kilogram. Gula pasir lokal juga naik Rp150 menjadi Rp19.650 per kilogram.

Adapun telur ayam ras segar mengalami penurunan Rp150 menjadi Rp29.200 per kilogram.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan adanya penyesuaian pada berbagai komoditas pangan di pasar eceran nasional.

Masyarakat dapat memanfaatkan data PIHPS sebagai salah satu referensi untuk memantau harga minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya sebelum berbelanja. (kangtop)