KONCOdewe.com – Harga daging sapi di pasar eceran nasional mengalami kenaikan pada Jumat, 6 November 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, daging sapi kualitas I kini mencapai Rp153.700 per kilogram.
Harga tersebut meningkat Rp1.000 dibandingkan pencatatan sebelumnya.
Sementara itu, daging sapi kualitas II juga mengalami kenaikan Rp650 sehingga berada di angka Rp144.350 per kilogram.
Kenaikan harga daging sapi ini menjadi salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan masyarakat, terutama menjelang kebutuhan belanja akhir pekan.
Data PIHPS yang diperbarui pada Jumat (6/11/2026) pukul 16.39 WIB juga memperlihatkan perubahan harga pada berbagai komoditas pangan lainnya.
Harga Cabai Bergerak Beragam
Pada kelompok cabai, kenaikan paling besar terjadi pada cabai merah keriting. Harganya melonjak Rp5.650 atau sekitar 6,77 persen menjadi Rp89.150 per kilogram.
Sebaliknya, cabai merah besar turun Rp950 menjadi Rp70.650 per kilogram.
Cabai rawit hijau juga mengalami penurunan Rp2.800 menjadi Rp75.550 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berkurang Rp1.050 menjadi Rp95.150 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang naik Rp300 menjadi Rp37.400 per kilogram.
Adapun bawang putih ukuran sedang bertambah Rp50 menjadi Rp38.300 per kilogram.
Harga Beras Mengalami Kenaikan
Perubahan harga juga terjadi pada kelompok beras.
Beras kualitas bawah I naik Rp50 menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras bawah II masih bertahan Rp14.800 per kilogram.
Beras medium I dan medium II masing-masing mengalami kenaikan Rp100 menjadi Rp16.750 dan Rp16.550 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I naik Rp50 menjadi Rp18.050 per kilogram.
Beras super II juga mengalami kenaikan Rp100 sehingga mencapai Rp17.550 per kilogram.
Harga Ayam, Gula, Minyak Goreng, dan Telur
Berbeda dengan daging sapi, harga daging ayam ras segar justru mengalami penurunan Rp250 menjadi Rp38.750 per kilogram.
Harga gula pasir premium naik Rp50 menjadi Rp20.650 per kilogram. Sementara gula pasir lokal bertambah Rp150 menjadi Rp19.650 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak curah tercatat Rp20.400 per kilogram atau naik Rp50.
Minyak goreng kemasan bermerek I tidak mengalami perubahan dan masih berada di angka Rp24.400 per kilogram.
Adapun kemasan bermerek II naik Rp50 menjadi Rp23.650 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun Rp150 menjadi Rp29.200 per kilogram.
Perkembangan data PIHPS tersebut menunjukkan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok masih mengalami fluktuasi.
Kenaikan daging sapi kualitas I menjadi Rp153.700 per kilogram menjadi salah satu catatan penting bagi masyarakat dalam memantau pengeluaran belanja kebutuhan sehari-hari. (kangtop)






