Harga Cabai Rawit Merah Turun Rp 1.000, Kini Rp 97.050 per Kilogram

Kombis46 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai rawit merah di pasar eceran nasional mengalami penurunan pada Kamis, 5 November 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI), harga komoditas tersebut kini tercatat sebesar Rp 97.050 per kilogram.

Data yang diperbarui pada Kamis (5/11/2026) pukul 19.25 WIB menunjukkan harga cabai rawit merah turun Rp 1.000 atau sekitar 1,02 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Penurunan harga juga dialami sejumlah jenis cabai lainnya. Cabai rawit hijau berkurang Rp 2.000 atau 2,52 persen menjadi Rp 77.400 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah besar turun Rp 1.150 atau 1,59 persen menjadi Rp 71.200 per kilogram.

Berbeda dengan komoditas tersebut, cabai merah keriting justru mengalami kenaikan cukup tajam.

Harganya mencapai Rp 88.900 per kilogram setelah bertambah Rp 5.150 atau sekitar 6,15 persen.

Di luar kelompok cabai, bawang merah ukuran sedang mengalami kenaikan Rp 550 atau 1,49 persen menjadi Rp 37.550 per kilogram.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp 400 atau 1,04 persen menjadi Rp 38.150 per kilogram.

Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I naik Rp 50 menjadi Rp 15.000 per kilogram.

Beras bawah II juga mengalami kenaikan Rp 50 menjadi Rp 14.850 per kilogram.

Beras medium I masih bertahan di harga Rp 16.700 per kilogram. Sementara itu, beras medium II meningkat Rp 50 menjadi Rp 16.550 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I turun Rp 150 menjadi Rp 17.900 per kilogram. Beras super II juga mengalami penurunan Rp 50 sehingga berada di angka Rp 17.450 per kilogram.

BACA:  Jangan Asal Beli, Ini 5 Tips Memilih dan Menyimpan Emas agar Tetap Aman

Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar turun Rp 450 menjadi Rp 38.800 per kilogram.

Daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 masing-masing mengalami penurunan Rp 750, sehingga berada di harga Rp 152.600 dan Rp 143.450 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir premium masih stabil di angka Rp 20.650 per kilogram. Gula pasir lokal mengalami penurunan Rp 50 menjadi Rp 19.500 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada seluruh jenis minyak goreng. Minyak goreng curah turun Rp 50 menjadi Rp 20.350 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 berkurang Rp 50 menjadi Rp 24.400 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 turun Rp 100 menjadi Rp 23.600 per kilogram.

Adapun harga telur ayam ras segar tidak mengalami perubahan dan masih tercatat Rp 29.400 per kilogram.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa harga pangan nasional bergerak secara beragam.

Khusus kelompok cabai, cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp 97.050 per kilogram, meskipun mengalami penurunan dibandingkan pencatatan sebelumnya. (kangtop)