Di Hadapan Ribuan Akademisi, Prabowo Sampaikan Pesan Penting untuk Masa Depan Indonesia

Politik47 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara tidak dapat dilepaskan dari kontribusi kalangan akademisi, ilmuwan, dan peneliti.

Menurutnya, negara yang mampu berkembang adalah negara yang memberi ruang besar bagi pemanfaatan ilmu pengetahuan serta inovasi yang lahir dari perguruan tinggi.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Sarasehan Kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat, di hadapan sekitar 2.600 peserta.

Yang terdiri atas guru besar, akademisi, peneliti, hingga pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Dalam sambutannya, Prabowo mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengerahkan kemampuan intelektual, hasil riset, dan berbagai inovasi demi mendorong kemajuan Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia meyakini bahwa para guru besar merupakan sumber daya manusia terbaik yang dimiliki bangsa.

Karena itu, menurutnya, pemerintah harus mampu mengoptimalkan potensi kampus dan universitas sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional.

Prabowo juga menjelaskan bahwa sejak awal masa pemerintahannya dirinya sengaja melibatkan banyak profesor dan pakar di berbagai sektor penting.

“Saya dari awal sadar peran penting para ilmuwan, para guru besar, dan karena itu, kalau saudara simak, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” kata Prabowo, dikutip dari Antara.

Langkah tersebut dilakukan karena ia menilai keputusan strategis akan lebih kuat jika didukung oleh keahlian para akademisi.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi maupun negara tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau peralatan yang dimiliki, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

Ia kemudian mengibaratkan seorang pemimpin sebagai nakhoda kapal yang membutuhkan awak profesional agar mampu membawa kapal berlayar hingga tujuan dengan selamat.

BACA:  Kabar Gembira! Iran–AS Sepakati Perdamaian, Penandatanganan Dijadwalkan di Swiss 19 Juni

Analogi itu, kata Prabowo, berlaku di semua bidang, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Selain menyoroti pentingnya peran ilmuwan, Presiden juga mengajak seluruh akademisi untuk mengedepankan persamaan tujuan di atas berbagai perbedaan pandangan.

Ia meyakini seluruh peserta yang hadir memiliki kecintaan yang sama terhadap Indonesia dan memiliki keinginan untuk memajukan bangsa.

Prabowo menilai semangat kebersamaan tersebut harus menjadi modal utama dalam membangun negara.

Menurutnya, perbedaan seharusnya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kepentingan rakyat.

Mengacu pada berbagai pelajaran sejarah yang dipelajarinya, Prabowo mengatakan banyak negara gagal berkembang karena para elite, pemikir, dan cendekiawannya tidak mampu bersinergi.

Sebaliknya, bangsa-bangsa yang para elitenya bersatu dan saling bekerja sama terbukti mampu bangkit dan mencapai kemajuan yang lebih besar.

Karena itu, ia berharap dunia akademik Indonesia terus menjadi kekuatan intelektual yang mampu memberikan solusi, inovasi, serta gagasan terbaik untuk mendukung pembangunan nasional di masa mendatang. (kangtop)