KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras segar di pasar eceran nasional belum mengalami perubahan pada Kamis, 5 November 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI), komoditas tersebut masih diperdagangkan dengan harga rata-rata Rp 29.400 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar tercatat stabil dibandingkan pembaruan sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa harga salah satu kebutuhan pangan rumah tangga tersebut belum mengalami perubahan di tengah pergerakan harga sejumlah komoditas lainnya.
Data PIHPS yang diperbarui pada Kamis (5/11/2026) pukul 19.25 WIB mencatat bahwa harga berbagai bahan pokok mengalami kenaikan dan penurunan dengan besaran yang berbeda-beda.
Pada kelompok cabai, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting. Harganya mencapai Rp 88.900 per kilogram setelah meningkat Rp 5.150 atau sekitar 6,15 persen.
Bawang merah ukuran sedang juga mengalami kenaikan Rp 550 atau 1,49 persen menjadi Rp 37.550 per kilogram.
Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp 400 menjadi Rp 38.150 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga kualitas bawah I naik Rp 50 menjadi Rp 15.000 per kilogram. Beras bawah II juga meningkat Rp 50 menjadi Rp 14.850 per kilogram.
Beras medium I masih bertahan di harga Rp 16.700 per kilogram. Sementara itu, beras medium II naik Rp 50 menjadi Rp 16.550 per kilogram.
Berbeda dengan kedua jenis tersebut, beras kualitas super I turun Rp 150 menjadi Rp 17.900 per kilogram.
Beras super II juga mengalami penurunan Rp 50 menjadi Rp 17.450 per kilogram.
Sementara itu, beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar turun Rp 1.150 menjadi Rp 71.200 per kilogram.
Cabai rawit hijau mengalami penurunan Rp 2.000 menjadi Rp 77.400 per kilogram. Adapun cabai rawit merah turun Rp 1.000 sehingga berada di angka Rp 97.050 per kilogram.
Pada kelompok daging, harga daging ayam ras segar turun Rp 450 atau 1,15 persen menjadi Rp 38.800 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2. Masing-masing turun Rp 750 sehingga menjadi Rp 152.600 dan Rp 143.450 per kilogram.
Berikutnya, harga gula pasir kualitas premium masih stabil di angka Rp 20.650 per kilogram. Sementara gula pasir lokal turun Rp 50 menjadi Rp 19.500 per kilogram.
Untuk minyak goreng, seluruh jenis yang tercatat mengalami penurunan. Minyak goreng curah turun Rp 50 menjadi Rp 20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 terkoreksi Rp 50 menjadi Rp 24.400 per kilogram. Sedangkan kemasan bermerek 2 turun Rp 100 menjadi Rp 23.600 per kilogram.
Dengan harga Rp 29.400 per kilogram, telur ayam ras segar menjadi salah satu komoditas yang pergerakan harganya relatif stabil pada perdagangan Kamis ini.
Masyarakat dapat memanfaatkan data PIHPS Nasional sebagai referensi untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, meskipun harga di setiap daerah dapat berbeda. (kangtop)






