Kabar Baik bagi Pembeli, Harga Cabai Merah Keriting Turun pada 29 Oktober 2026

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah keriting secara nasional turun menjadi Rp80.700 per kilogram (kg) pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, komoditas ini mengalami penurunan Rp5.650 atau sekitar 6,54 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Data PIHPS yang diperbarui pukul 20.37 WIB tersebut menunjukkan penurunan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah keriting.

Sejumlah jenis cabai lain juga mengalami koreksi, meskipun besarnya penurunan berbeda-beda.

Cabai rawit merah tercatat Rp96.500 per kg setelah turun Rp6.700 atau 6,49 persen.

Sementara itu, cabai merah besar mengalami penurunan Rp5.700 atau 7,57 persen menjadi Rp69.600 per kg.

Adapun harga cabai rawit hijau turun Rp650 atau 0,82 persen menjadi Rp79.100 per kg.

Harga Cabai Merah Keriting Menjadi Rp80.700 per Kg

Penurunan harga cabai merah keriting sebesar Rp5.650 membuat rata-rata harganya berada di angka Rp80.700 per kg. Secara persentase, koreksi tersebut mencapai 6,54 persen.

Perubahan harga ini menjadi perhatian bagi konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai merah keriting sebagai bahan masakan.

Namun, harga di pasar tradisional atau toko pangan setempat dapat berbeda dari rata-rata nasional, bergantung pada ketersediaan pasokan, permintaan, dan biaya distribusi.

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Ikut Turun

Selain kelompok cabai, harga bawang merah dan bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan.

Bawang merah tercatat Rp36.350 per kg, turun Rp800 atau 2,15 persen.

Sementara itu, bawang putih berada di harga Rp38.100 per kg setelah berkurang Rp400 atau 1,04 persen.

BACA:  Harga Cabai Rawit Hijau 8 Agustus 2026 Capai Rp50.600, Cek Harga Pangan Lainnya

Harga Beras Mengalami Perubahan Beragam

Harga beras bergerak berbeda-beda menurut jenis dan kualitasnya. Beras kualitas bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.050 per kg.

Sebaliknya, beras medium I turun Rp50 atau 0,30 persen menjadi Rp16.600 per kg.

Beras super I juga mengalami penurunan Rp100 atau 0,56 persen sehingga berada di angka Rp17.900 per kg.

Sementara itu, beras kualitas bawah II tetap Rp14.750 per kg dan beras medium II bertahan di Rp16.450 per kg.

Harga beras super II justru naik Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.

Harga Daging Ayam, Sapi, dan Telur Melemah

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun Rp1.050 atau 2,61 persen menjadi Rp39.150 per kg.

Daging sapi kualitas 1 berada di angka Rp152.550 per kg setelah turun Rp200 atau 0,13 persen.

Sementara itu, daging sapi kualitas 2 turun Rp350 atau 0,24 persen menjadi Rp143.350 per kg.

Harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan Rp250 atau 0,84 persen menjadi Rp29.350 per kg.

Harga Gula dan Minyak Goreng Bergerak Bervariasi

Harga gula pasir premium turun Rp50 atau 0,24 persen menjadi Rp20.500 per kg. Sebaliknya, gula pasir lokal naik Rp200 atau 1,03 persen menjadi Rp19.550 per kg.

Untuk minyak goreng curah, harga tercatat stabil di angka Rp20.350 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg, sedangkan kemasan bermerek 2 meningkat Rp150 atau 0,64 persen menjadi Rp23.750 per kg.

Data PIHPS Nasional pada Kamis (29/10/2026) memperlihatkan pergerakan harga pangan yang beragam.

Khusus cabai merah keriting, penurunan Rp5.650 membawa harga rata-rata nasional ke posisi Rp80.700 per kg.

BACA:  Update Harga Minyak Goreng Hari Ini, Curah Masih Bertahan di Rp20.600 per Kg

Harga yang berlaku di masing-masing daerah dapat berbeda sesuai kondisi pasar setempat. (kangtop)