Harga Bawang Merah 1 September 2026 Turun, Kini Rp37.600 per Kilogram

Kombis33 Dilihat

KONCOdewe.com – Perubahan harga sejumlah kebutuhan pokok masih terjadi pada awal September 2026.

Salah satu komoditas yang mengalami penyesuaian adalah bawang merah ukuran sedang, yang harganya turun pada Selasa (1/9/2026).

Mengacu pada data harga rata-rata yang dipantau pukul 11.17 WIB, harga bawang merah berada di level Rp37.600 per kilogram.

Angka tersebut turun Rp250 atau sekitar 0,66 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Dengan penurunan tersebut, harga bawang merah kini sedikit lebih murah dibandingkan bawang putih ukuran sedang.

Komoditas bawang putih tercatat berada di angka Rp38.700 per kilogram, setelah turun Rp500 atau 1,28 persen.

Perubahan harga bumbu dapur ini terjadi bersamaan dengan pergerakan sejumlah komoditas pangan lainnya. Harga cabai, misalnya, justru mengalami kenaikan pada beberapa jenis.

Cabai Rawit Merah Tembus Rp79.600

Kenaikan paling besar tercatat pada cabai rawit merah. Komoditas tersebut naik 10,17 persen atau Rp7.350 per kilogram, sehingga harga rata-ratanya mencapai Rp79.600 per kilogram.

Cabai merah keriting juga mengalami peningkatan. Harganya naik Rp3.750 atau 7,22 persen menjadi Rp55.700 per kilogram.

Sementara cabai rawit hijau bertambah Rp2.200 atau 3,90 persen sehingga berada di level Rp58.600 per kilogram.

Berbeda dengan tiga jenis cabai tersebut, cabai merah besar justru mengalami penurunan. Harganya berkurang Rp1.600 atau 3,18 persen menjadi Rp48.650 per kilogram.

Harga Bawang Merah Masih di Bawah Bawang Putih

Bagi masyarakat yang tengah memantau harga bumbu dapur, bawang merah Rp37.600 per kilogram menjadi salah satu harga yang mengalami penurunan pada perdagangan hari ini.

Turunnya harga bawang merah sebesar 0,66 persen menunjukkan komoditas tersebut bergerak berlawanan dengan sejumlah jenis cabai yang mengalami kenaikan cukup tinggi.

BACA:  Kabar Baik untuk Pemburu Emas! Harga Antam, UBS, dan Galeri24 Sama-Sama Turun

Kondisi ini turut menggambarkan dinamika harga pangan yang terjadi memasuki September.

Sementara itu, harga berbagai jenis beras secara umum mengalami kenaikan meski dalam jumlah terbatas.

Beras bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras bawah II naik Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.

Beras medium I tercatat Rp16.500 per kilogram, setelah naik Rp50 atau 0,30 persen. Beras medium II juga meningkat Rp100 atau 0,61 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.

Untuk kategori beras super, harga beras super I naik Rp50 atau 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram. Beras super II juga naik Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.250 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, daging sapi kualitas 1 turun Rp550 atau 0,36 persen menjadi Rp150.500 per kilogram.

Daging sapi kualitas 2 turut turun Rp750 atau 0,53 persen menjadi Rp141.750 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar masih stabil di Rp42.200 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras segar naik Rp400 atau 1,39 persen menjadi Rp29.200 per kilogram.

Komoditas gula juga bergerak beragam. Gula pasir premium turun Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.

Untuk minyak goreng curah, harganya naik Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 tetap berada di Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak kemasan bermerek 2 turun Rp100 atau 0,42 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.

Dengan perkembangan tersebut, harga bawang merah pada Selasa (1/9/2026) tercatat Rp37.600 per kilogram, atau turun Rp250 dari harga sebelumnya.

Di sisi lain, cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami lonjakan paling mencolok dengan harga mencapai Rp79.600 per kilogram. (kangtop)