Harga Beras 11 Agustus 2026: Super I Rp19.450, Medium I Rp16.750 per Kilogram

Kombis63 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga beras menjadi salah satu komoditas pangan yang patut diperhatikan masyarakat pada Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga beras di pasar eceran nasional masih berbeda-beda sesuai dengan kualitasnya.

Untuk beras kualitas bawah, harga bawah I tercatat Rp16.000 per kilogram (kg), sedangkan beras bawah II berada di level Rp16.400 per kg.

Sementara itu, harga beras medium I mencapai Rp16.750 per kg dan medium II tercatat Rp16.650 per kg.

Pada kelompok beras dengan kualitas super, harga super I menjadi yang tertinggi dengan nilai Rp19.450 per kg.

Adapun beras super II dijual sekitar Rp18.000 per kg. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa kualitas beras menjadi salah satu faktor yang memengaruhi nilai jual di tingkat pedagang eceran.

Selain beras, sejumlah komoditas pangan lainnya juga mencatat harga cukup tinggi.

Cabai rawit merah berada di angka Rp120.000 per kg, cabai merah keriting Rp76.250 per kg, cabai merah besar Rp73.750 per kg, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp65.000 per kg.

Untuk bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp58.750 per kg dan bawang putih Rp51.900 per kg. Sementara telur ayam ras berada di kisaran Rp37.500 per kg.

Pada komoditas protein hewani, daging ayam ras segar tercatat Rp50.750 per kg.

Harga daging sapi kualitas I mencapai Rp143.750 per kg, sedangkan kualitas II berada di angka Rp131.250 per kg.

Adapun gula pasir premium dijual sekitar Rp24.900 per kg dan gula pasir lokal Rp20.000 per kg.

Sementara minyak goreng curah berada di level Rp20.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp27.500 per liter, dan bermerek II sekitar Rp25.350 per liter.

BACA:  Harga Daging Sapi Hari Ini 15 Agustus 2026 Turun, Jadi Rp151.450 per Kilogram

Dengan harga beras medium I yang mencapai Rp16.750 per kg dan beras super I Rp19.450 per kg, masyarakat dapat menjadikan data PIHPS Nasional sebagai salah satu acuan sebelum membeli kebutuhan pangan.

Perubahan harga beras dan komoditas lainnya penting dipantau karena dapat berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga sehari-hari. (kangtop)