Mau Belanja? Harga Bawang Putih Masih Rp41.950 per Kg, Ini Rincian Harga Pangan Hari Ini 30 Juli 2026

Kombis32 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang putih masih menjadi salah satu komoditas yang menarik perhatian masyarakat pada perdagangan pangan nasional, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, bawang putih dipasarkan seharga Rp41.950 per kilogram.

Lebih tinggi dibandingkan harga bawang merah yang berada di level Rp40.500 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan juga mengalami perubahan harga.

Cabai rawit merah tercatat naik dari Rp54.350 menjadi Rp55.350 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau dijual Rp51.800 per kilogram.

Harga cabai merah besar berada di angka Rp49.900 per kilogram, sementara cabai merah keriting dipasarkan Rp48.300 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada telur ayam ras segar yang kini mencapai Rp29.650 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga masih cenderung stabil. Beras kualitas super dipasarkan Rp17.700 per kilogram untuk tipe I dan Rp17.150 per kilogram untuk tipe II.

Sementara itu, beras kualitas medium dijual Rp16.400 dan Rp16.200 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah berada pada kisaran Rp14.750 hingga Rp14.600 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, daging sapi kualitas I dibanderol Rp151.050 per kilogram, sedangkan kualitas II mencapai Rp141.750 per kilogram.

Adapun daging ayam ras segar dipasarkan sekitar Rp39.850 per kilogram, sementara harga telur ayam ras segar naik menjadi Rp29.650 per kilogram.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil.

Minyak goreng kemasan premium dijual Rp24.350 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp23.450 per liter, dan minyak goreng curah Rp20.400 per liter.

Untuk gula pasir, jenis premium dipasarkan Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di kisaran Rp19.100 per kilogram.

BACA:  Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 Juni 2026, Pertamax Masih Rp16.250 per Liter

Data tersebut menunjukkan harga pangan nasional masih bergerak dinamis sehingga masyarakat perlu terus memantau perkembangannya sebelum berbelanja. (kangtop)