Gunung Semeru Kembali Erupsi 5 Kali dalam Sehari, Letusan Terakhir Semburkan Abu Setinggi 1,2 Kilometer

Kabar17 Dilihat

KONCOdewe.com – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Kamis (25/6/2026).

Gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengalami erupsi yang disertai semburan abu vulkanik hingga mencapai sekitar 1,2 kilometer di atas puncak.

Dikutip dari Antara, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulisnya menjelaskan bahwa letusan terjadi pada pukul 09.24 WIB.

Kolom erupsi terpantau menjulang sekitar 1.200 meter dari puncak atau berada di ketinggian sekitar 4.876 mdpl.

Abu vulkanik yang dikeluarkan tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah selatan mengikuti arah angin.

Sepanjang Kamis pagi, aktivitas Gunung Semeru tercatat cukup tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan, gunung tersebut telah mengalami lima kali erupsi.

Letusan pertama terjadi pukul 05.44 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak.

Selanjutnya, erupsi kedua berlangsung pada pukul 06.36 WIB dengan tinggi kolom sekitar 900 meter.

Tak lama berselang, letusan kembali terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom sekitar 600 meter.

Aktivitas vulkanik berlanjut pada pukul 07.32 WIB dengan kolom abu setinggi kurang lebih 700 meter.

Sebelum akhirnya erupsi terbesar pada pagi itu terjadi pukul 09.24 WIB dengan ketinggian kolom mencapai 1,2 kilometer di atas puncak.

Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

Oleh karena itu, masyarakat diminta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh otoritas terkait demi menghindari risiko akibat aktivitas vulkanik.

Warga maupun wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari pusat erupsi.

BACA:  Update Terbaru Gempa Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Warga Masih Menunggu Kabar Keluarga

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi tinggi terdampak awan panas maupun material vulkanik.

Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari area dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Wilayah tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar yang dapat menjangkau hingga sekitar 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Peringatan juga berlaku bagi siapa saja yang berada dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak gunung.

Area tersebut dinilai rawan terkena lontaran material pijar yang dapat membahayakan keselamatan.

Di samping itu, warga yang bermukim di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Semeru diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, maupun banjir lahar.

Daerah yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sejumlah anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan. (kangtop)