Harga Minyak Goreng 19 September 2026: Curah Rp20.400, Kemasan Tembus Rp24.450 per Kg

Kombis44 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang perlu diperhatikan dalam perkembangan harga kebutuhan pokok 19 September 2026.

Berdasarkan data harga rata-rata, pergerakan terjadi baik pada minyak goreng curah maupun minyak goreng kemasan.

Minyak goreng curah tercatat berada di harga Rp20.400 per kilogram. Harga tersebut turun Rp50 atau sekitar 0,24 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Berbeda dengan minyak goreng curah, dua kategori minyak goreng kemasan justru mengalami kenaikan.

Minyak goreng kemasan bermerk 1 berada di angka Rp24.450 per kilogram, naik Rp100 atau sekitar 0,41 persen.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerk 2 tercatat Rp23.600 per kilogram. Harganya meningkat Rp100 atau sekitar 0,43 persen.

Harga Minyak Goreng Bergerak Berbeda

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa harga minyak goreng tidak bergerak seragam.

Minyak goreng curah mengalami penurunan tipis, sedangkan minyak goreng kemasan justru mencatat kenaikan.

Bagi masyarakat, perubahan harga minyak goreng menjadi perhatian karena komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan yang cukup sering digunakan dalam aktivitas memasak sehari-hari.

Dengan harga rata-rata Rp20.400 per kilogram, minyak goreng curah masih berada di bawah harga minyak goreng kemasan.

Selisih harga antara curah dan kemasan bermerk 1 mencapai Rp4.050 per kilogram, sedangkan dibandingkan kemasan bermerk 2 terpaut Rp3.200 per kilogram.

Harga Beras dan Komoditas Pangan Lain

Selain minyak goreng, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami perubahan harga.

Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras bawah II berada di Rp14.700 per kilogram.

Untuk kategori medium, harga beras medium I mencapai Rp16.650 per kilogram dan medium II Rp16.400 per kilogram.

BACA:  Harga Bawang 11 September 2026: Bawang Merah Rp37.550 per Kg, Berapa Harga Bawang Putih?

Sementara itu, beras super I berada di harga Rp17.950 per kilogram, sedangkan beras super II mencapai Rp17.350 per kilogram.

Pada kelompok cabai, pergerakan harga terlihat lebih besar. Cabai rawit merah mencapai Rp96.100 per kilogram setelah naik Rp6.100 atau sekitar 6,78 persen.

Cabai merah keriting berada di Rp69.100 per kilogram, cabai rawit hijau Rp67.600, dan cabai merah besar Rp58.000 per kilogram.

Komoditas lain juga menunjukkan perubahan. Bawang merah ukuran sedang turun Rp450 menjadi Rp37.250 per kilogram, sementara bawang putih naik Rp100 menjadi Rp39.400 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar tercatat Rp42.350 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas 1 berada di Rp153.050 dan kualitas 2 Rp143.750 per kilogram.

Untuk gula pasir, harga kualitas premium mencapai Rp20.400 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di Rp19.200 per kilogram.

Adapun telur ayam ras segar tercatat Rp30.050 per kilogram, naik Rp20 atau sekitar 0,67 persen.

Perkembangan harga tersebut menunjukkan bahwa sejumlah komoditas kebutuhan sehari-hari mengalami perubahan yang berbeda-beda.

Khusus minyak goreng, harga curah turun tipis menjadi Rp20.400 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 1 dan 2 masing-masing naik menjadi Rp24.450 dan Rp23.600 per kilogram. (kangtop)