KONCOdewe.com – Harga daging sapi masih menjadi salah satu komoditas pangan dengan nilai tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga daging sapi kualitas I pada Minggu (13/9/2026) mencapai Rp152.150 per kilogram (kg).
Sementara itu, daging sapi kualitas II tercatat sedikit lebih rendah, yakni Rp142.850 per kg.
Harga tersebut menjadi perhatian di tengah pergerakan sejumlah komoditas pangan lainnya yang juga mengalami perubahan.
Harga Daging Sapi Tembus Rp152 Ribu
Data PIHPS menunjukkan selisih harga antara daging sapi kualitas I dan kualitas II mencapai Rp9.300 per kg.
Dengan harga Rp152.150 per kg, daging sapi kualitas I menjadi salah satu komoditas pangan hewani dengan harga tertinggi dalam daftar tersebut.
Sebagai pembanding, harga daging ayam ras segar berada di level Rp42.500 per kg.
Artinya, harga daging sapi kualitas I terpaut lebih dari Rp100 ribu per kg dibandingkan daging ayam ras.
Harga Cabai dan Telur Masih Tinggi
Selain daging sapi, sejumlah komoditas pangan lainnya juga tercatat memiliki harga cukup tinggi.
Cabai rawit merah berada di angka Rp90.050 per kg, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp64.700 per kg.
Untuk cabai merah keriting, harga tercatat Rp62.950 per kg, sementara cabai merah besar berada di level Rp54.200 per kg.
Adapun telur ayam ras dijual dengan harga rata-rata Rp29.900 per kg.
Komoditas bawang juga masih berada pada kisaran puluhan ribu rupiah.
Bawang merah tercatat Rp37.700 per kg, sedangkan bawang putih berada di angka Rp39.400 per kg.
Harga Beras dan Gula
Di kelompok beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I sebesar Rp14.800 per kg dan kualitas bawah II Rp14.700 per kg.
Sementara beras medium I berada di harga Rp16.550 per kg, sedangkan medium II mencapai Rp16.400 per kg.
Untuk beras kualitas super, harga super I tercatat Rp17.850 per kg dan super II sebesar Rp17.300 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir premium berada di level Rp20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal tercatat Rp19.100 per kg.
Harga Minyak Goreng
PIHPS juga mencatat harga minyak goreng curah sebesar Rp20.500 per liter.
Untuk minyak goreng kemasan bermerek I, harganya mencapai Rp24.300 per liter, sedangkan kemasan bermerek II berada di angka Rp23.500 per liter.
Data tersebut merupakan harga rata-rata pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional pada Minggu (13/9/2026).
Pergerakan harga di masing-masing daerah dapat berbeda sesuai kondisi pasokan, distribusi, dan permintaan pasar. (kangtop)






