Di Balik Rasanya yang Manis, Ini Segudang Manfaat Semangka untuk Kesehatan

Kesehatan54 Dilihat

KONCOdewe.com – Semangka menjadi salah satu buah yang begitu mudah ditemukan, terutama ketika cuaca sedang panas.

Rasanya yang manis dan kandungan airnya yang melimpah membuat buah dengan daging berwarna merah ini kerap menjadi pilihan untuk menyegarkan tubuh.

Tak hanya menyegarkan, semangka ternyata menyimpan beragam zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Buah ini dikenal memiliki kandungan air lebih dari 90 persen sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.

Mengutip Stylecraze, kandungan air dalam semangka bahkan bisa mencapai sekitar 92 persen.

Karena alasan tersebut, semangka cocok dikonsumsi ketika tubuh membutuhkan tambahan cairan.

Misalnya saat cuaca terik, setelah melakukan aktivitas fisik, ketika berbuka puasa, maupun saat sedang mengalami demam.

Di balik rasanya yang manis dan menyegarkan, semangka juga mengandung vitamin, mineral, serat, serta sejumlah senyawa antioksidan.

Kombinasi berbagai nutrisi tersebut membuat semangka tidak sekadar menjadi buah pelepas dahaga, tetapi juga memiliki sejumlah potensi manfaat bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi dalam Semangka

Dalam setiap 100 gram semangka terdapat sejumlah nutrisi yang cukup beragam.

Berdasarkan data yang dikutip dari Stylecraze, jumlah energinya sekitar 30 kilokalori dengan kandungan karbohidrat 7,6 gram, protein 0,6 gram, lemak total 0,15 gram, serta serat makanan sekitar 0,4 gram.

Semangka juga mengandung sejumlah vitamin, antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B6, niasin, asam pantotenat, folat, piridoksin, dan tiamin.

Sementara itu, mineral yang terdapat di dalamnya meliputi kalium, kalsium, magnesium, zat besi, tembaga, mangan, seng, serta sodium dalam jumlah tertentu.

Vitamin A dan vitamin C termasuk nutrisi penting yang terdapat dalam buah ini. Vitamin A pada semangka hadir dalam bentuk karotenoid.

Selain karotenoid dan vitamin C, semangka juga mengandung likopen serta cucurbitacin E yang dikenal memiliki sifat antioksidan.

Antioksidan memiliki peran penting dalam membantu tubuh menghadapi radikal bebas.

Jika radikal bebas menumpuk dan tidak diimbangi dengan antioksidan yang cukup, molekul tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada sel tubuh.

Dalam jangka panjang, stres oksidatif yang berlangsung terus-menerus dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan kronis.

Karena itu, mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan sehat.

  1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Salah satu keunggulan utama semangka adalah kandungan airnya yang sangat tinggi. Sekitar 92 persen bagian buah ini terdiri dari air.

Tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan berbagai fungsi penting, mulai dari menjaga suhu tubuh, membantu kerja organ, mengedarkan nutrisi ke seluruh tubuh, hingga mempertahankan tingkat kewaspadaan.

Itulah sebabnya semangka dapat menjadi pilihan makanan yang menyegarkan ketika tubuh terasa membutuhkan cairan tambahan.

Meski demikian, air putih tetap menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan hidrasi sehari-hari.

  1. Membantu Melawan Peradangan

Semangka juga memiliki kandungan likopen dan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

Kedua nutrisi tersebut dapat membantu tubuh menghadapi stres oksidatif, yakni kondisi ketika jumlah radikal bebas lebih besar dibandingkan kemampuan tubuh dalam menetralisirnya.

BACA:  Bukan Cuma Menyegarkan, 5 Buah Ini Ternyata Punya Kandungan yang Baik untuk Otak

Stres oksidatif yang berlangsung dalam waktu lama dapat berhubungan dengan berbagai penyakit kronis.

Kandungan antioksidan dalam semangka pun membuat buah ini berpotensi membantu menjaga tubuh dari dampak kerusakan akibat radikal bebas.

  1. Mendukung Kesehatan Jantung

Manfaat lain yang menarik dari semangka berkaitan dengan kesehatan jantung.

Kandungan likopen di dalamnya diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan jantung.

Likopen berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah sekaligus membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Selain likopen, semangka mengandung citrulline atau sitrulina. Senyawa tersebut merupakan asam amino yang dapat meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh.

Oksida nitrat membantu pembuluh darah melebar sehingga aliran darah dapat berlangsung lebih baik. Kondisi tersebut berhubungan dengan pengaturan tekanan darah.

Semangka juga menyediakan mineral seperti magnesium dan kalium serta vitamin A, B6, dan C yang turut menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung kesehatan jantung.

  1. Membantu Meredakan Nyeri dan Kelelahan Otot

Bagi orang yang aktif bergerak atau rutin berolahraga, semangka juga memiliki kandungan yang cukup menarik, yaitu sitrulina.

Senyawa ini berkaitan dengan pelebaran pembuluh darah sehingga dapat membantu meningkatkan aliran darah.

Kondisi tersebut berpotensi mendukung kerja otot dan mengurangi rasa lelah setelah melakukan aktivitas fisik.

Sitrulina juga disebut dapat membantu proses pemulihan otot dengan mendukung pembuangan asam laktat serta membantu jaringan otot mendapatkan oksigen yang diperlukan.

Karena itu, semangka dapat menjadi salah satu pilihan buah setelah beraktivitas.

Namun, manfaat tersebut bukan berarti semangka dapat menggantikan kebutuhan nutrisi lain yang diperlukan tubuh setelah berolahraga.

  1. Berpotensi Menjaga Kesehatan Mata

Semangka juga mengandung likopen yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Senyawa ini berpotensi membantu melindungi sel tubuh, termasuk sel yang berkaitan dengan kesehatan mata.

Salah satu perhatian dalam kesehatan mata adalah degenerasi makula, kondisi yang dapat memengaruhi penglihatan dan lebih sering terjadi pada usia lanjut.

Penelitian di laboratorium menunjukkan adanya potensi likopen dalam membantu mengurangi sejumlah penanda peradangan pada sel mata.

Meski demikian, bukti tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa konsumsi semangka secara langsung dapat mencegah degenerasi makula pada manusia.

Karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar manfaat tersebut bagi kesehatan mata manusia.

  1. Berpotensi Membantu Menjaga Saluran Pernapasan

Kandungan likopen dalam semangka juga dikaitkan dengan kesehatan saluran pernapasan. Likopen merupakan salah satu antioksidan utama yang terdapat dalam buah ini.

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara asupan likopen dan kesehatan paru-paru, termasuk kaitannya dengan kondisi seperti asma.

Namun, manfaat semangka dalam mencegah atau mengatasi asma tidak sebaiknya dianggap sebagai pengganti pengobatan medis.

Semangka lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari pola makan bergizi yang mendukung kesehatan tubuh secara umum.

  1. Membantu Menjaga Kesehatan Gusi

Kandungan vitamin C pada semangka juga memiliki peran bagi kesehatan mulut dan gusi.

Vitamin C diperlukan tubuh untuk menjaga jaringan, termasuk pembuluh darah kecil dan jaringan gusi.

BACA:  9 Langkah Penting Mencegah Kanker yang Perlu Diketahui

Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan sejumlah masalah, seperti gusi mudah berdarah dan peradangan pada gusi.

Dengan memasukkan buah yang mengandung vitamin C, termasuk semangka, ke dalam pola makan sehari-hari, kebutuhan vitamin tersebut dapat ikut terpenuhi.

  1. Baik untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Bukan hanya kesehatan organ dalam yang dapat didukung oleh kandungan nutrisi semangka.

Buah ini juga memiliki vitamin A dan vitamin C yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

Vitamin A membantu proses pembentukan dan perbaikan sel kulit. Sementara itu, vitamin C dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen.

Kolagen merupakan protein yang membantu menjaga struktur dan elastisitas kulit.

Oleh sebab itu, asupan vitamin A dan C yang cukup menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kulit agar tetap sehat.

  1. Mendukung Sistem Pencernaan

Kandungan air yang tinggi serta adanya serat membuat semangka juga dapat menjadi pilihan buah untuk mendukung kesehatan pencernaan.

Serat membantu menjaga pergerakan usus agar tetap teratur.

Sementara itu, cairan dibutuhkan agar proses pemindahan sisa makanan melalui saluran pencernaan dapat berlangsung dengan baik.

Meski kandungan serat semangka tidak terlalu tinggi dibandingkan beberapa buah lainnya, mengonsumsinya sebagai bagian dari menu yang beragam tetap dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

  1. Memiliki Potensi dalam Menurunkan Risiko Kanker

Kandungan antioksidan dalam semangka juga menjadi perhatian dalam berbagai penelitian mengenai kanker.

Likopen dan cucurbitacin E merupakan dua senyawa yang terdapat dalam semangka dan diketahui memiliki potensi aktivitas antikanker dalam penelitian tertentu.

Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi likopen dengan kemungkinan penurunan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat dan kolorektal.

Sementara itu, cucurbitacin E diteliti karena potensinya dalam menghambat pertumbuhan sel tumor melalui mekanisme tertentu, termasuk autofagi.

Autofagi merupakan proses alami ketika tubuh membersihkan atau mendaur ulang bagian sel yang rusak.

Meski hasil penelitian tersebut menarik, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, terutama pada manusia, untuk memastikan manfaat semangka terhadap pencegahan kanker.

Tetap Perhatikan Jumlah Konsumsinya

Dengan kandungan air, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dimiliki, semangka memang dapat menjadi pilihan menarik untuk melengkapi pola makan sehat.

Buah ini bisa dikonsumsi secara langsung sebagai camilan, dijadikan campuran salad buah, atau disajikan sebagai makanan penutup yang menyegarkan.

Namun, bukan berarti semangka boleh dikonsumsi tanpa batas. Mengonsumsi dalam jumlah berlebihan pada sebagian orang dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare.

Asupan semangka yang terlalu banyak juga perlu diperhatikan pada orang dengan kondisi tertentu yang harus membatasi kalium.

Selain itu, meski jarang, reaksi alergi terhadap semangka juga dapat terjadi pada sebagian orang.

Dengan demikian, manfaat semangka akan lebih optimal apabila dikonsumsi dalam jumlah wajar dan menjadi bagian dari pola makan yang beragam.

Jadi, menikmati beberapa potong semangka ketika cuaca panas bukan hanya memberikan sensasi segar, tetapi juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menambah asupan cairan dan nutrisi bagi tubuh. (kangtop)