Harga Gula Pasir Terbaru 29 Agustus 2026: Premium Turun Jadi Rp20.300, Bagaimana Harga Jenis Lokal?

Kombis58 Dilihat

KONCOdewe.com – Pergerakan harga bahan pangan di pasar kembali menunjukkan perubahan menjelang akhir pekan.

Pada Sabtu (29/8/2026) pukul 12.30 WIB, sejumlah komoditas kebutuhan sehari-hari tercatat mengalami kenaikan maupun penurunan.

Salah satu yang menarik perhatian adalah harga gula pasir.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) dengan perubahan harga per 28 Agustus 2026, dua jenis gula pasir menunjukkan arah pergerakan yang berbeda.

Gula pasir kualitas premium justru mengalami penurunan sebesar 0,25 persen atau Rp50.

Setelah terkoreksi, harga rata-rata komoditas tersebut berada di angka Rp20.300 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir lokal bergerak berlawanan. Harganya naik tipis 0,26 persen atau Rp50, sehingga kini tercatat sebesar Rp19.050 per kilogram.

Perbedaan pergerakan tersebut membuat harga gula pasir menjadi salah satu komoditas yang patut diperhatikan masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang rutin membeli kebutuhan pokok.

Cabai Masih Mengalami Kenaikan

Di luar komoditas gula, kelompok cabai menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga yang cukup terasa.

Cabai rawit merah mencatat kenaikan sebesar 8,72 persen atau Rp6.100. Harga rata-ratanya kini mencapai Rp76.050 per kilogram.

Kemudian, cabai rawit hijau naik 5,08 persen atau Rp2.900 menjadi Rp59.950 per kilogram.

Cabai merah keriting juga meningkat 3,8 persen atau Rp1.950 menjadi Rp53.250 per kilogram.

Adapun cabai merah besar naik 3,35 persen atau Rp1.650, sehingga berada di level Rp50.900 per kilogram.

Harga Bawang Malah Menurun

Berbeda dengan cabai, harga bawang justru mengalami penurunan.

Bawang merah ukuran sedang turun 1,03 persen atau Rp400 menjadi Rp38.450 per kilogram.

BACA:  Harga BBM Hari Ini 24 Agustus 2026: Pertamina, Shell, Vivo, BP, dan Mobil Indostation, Mana yang Lebih Murah?

Sementara bawang putih ukuran sedang terkoreksi 0,75 persen atau Rp300 dan kini berada di angka Rp39.850 per kilogram.

Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa pergerakan komoditas pangan tidak berlangsung seragam.

Ada bahan kebutuhan yang mengalami kenaikan, tetapi ada pula yang justru mengalami penurunan.

Beras Bergerak Tipis

Harga beras secara umum menunjukkan perubahan yang relatif kecil.

Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.850 per kilogram. Sedangkan beras kualitas bawah II masih bertahan di angka Rp14.650 per kilogram.

Untuk kategori medium, beras kualitas medium I naik 0,3 persen atau Rp50 menjadi Rp16.550 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II tetap Rp16.300 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas super I meningkat 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.800 per kilogram. Beras kualitas super II masih stabil di Rp17.250 per kilogram.

Daging Ayam dan Telur Ikut Naik

Perubahan harga juga terjadi pada sejumlah bahan pangan sumber protein.

Daging ayam ras segar naik 1,31 persen atau Rp550, sehingga harga rata-ratanya menjadi Rp42.550 per kilogram.

Harga daging sapi kualitas 1 meningkat 0,26 persen atau Rp400 menjadi Rp151.850 per kilogram.

Sedangkan daging sapi kualitas 2 naik tipis 0,07 persen atau Rp100 menjadi Rp142.600 per kilogram.

Untuk telur ayam ras segar, kenaikannya tercatat 0,85 persen atau Rp250, sehingga harga rata-ratanya menjadi Rp29.500 per kilogram.

Minyak Goreng Masih Stabil

Sementara sejumlah bahan pangan mengalami perubahan, harga minyak goreng tercatat masih bertahan.

Minyak goreng curah tetap berada di angka Rp20.450 per kilogram.

Kemudian, minyak goreng kemasan bermerek 1 masih dijual dengan harga rata-rata Rp24.300 per kilogram.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 juga belum mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp23.500 per kilogram.

BACA:  Harga Beras Hari Ini Mulai Rp15.600 per Kg, Simak Daftar Lengkap Harga Pangan Terbaru

Dengan demikian, perkembangan harga pangan pada akhir Agustus menunjukkan kondisi yang cukup beragam.

Harga gula pasir premium turun menjadi Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal justru naik tipis menjadi Rp19.050 per kilogram.

Pada saat yang sama, cabai mengalami kenaikan cukup mencolok, bawang bergerak turun, sementara minyak goreng masih relatif stabil. (kangtop)