KONCOdewe.com – Informasi mengenai harga BBM Pertamina pada Kamis, 13 Agustus 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat.
Setelah melakukan penyesuaian pada awal Agustus, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga, sementara beberapa produk lainnya masih dipertahankan pada harga sebelumnya.
Penyesuaian yang berlaku sejak 1 Agustus 2026 tersebut mencakup Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo.
Namun, harga BBM Pertamina tidak selalu sama di seluruh wilayah Indonesia.
Perbedaan harga dipengaruhi antara lain oleh ketentuan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) yang berlaku di masing-masing daerah.
Pertamax, Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo Mengalami Penurunan
Untuk wilayah dengan PBBKB sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa, harga Pertamax kini berada di level Rp15.950 per liter, turun dari sebelumnya Rp16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter. Adapun Pertamax Turbo mengalami penurunan dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
Di sisi lain, harga Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.
Dexlite tetap dipasarkan dengan harga Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada di angka Rp21.150 per liter untuk wilayah yang masuk kelompok harga tersebut.
Harga BBM Subsidi Tetap
Tidak hanya BBM nonsubsidi, masyarakat juga masih dapat membeli BBM bersubsidi dengan harga yang sama.
Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar dibanderol Rp6.800 per liter.
Dengan demikian, perubahan harga pada awal Agustus terutama terjadi pada beberapa produk nonsubsidi, sementara dua jenis BBM subsidi tersebut masih mengikuti harga yang berlaku sebelumnya.
Harga BBM Pertamina 13 Agustus 2026 Berdasarkan Wilayah
Perbedaan harga BBM Pertamina membuat masyarakat perlu memperhatikan lokasi pengisian.
Berikut daftar harga yang berlaku di sejumlah wilayah pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.650 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.100 per liter
- Dexlite: Rp20.550 per liter
- Pertamina Dex: Rp22.100 per liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp14.950 per liter
- Dexlite: Rp18.450 per liter
FTZ Batam
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp15.100 per liter
- Pertamax Turbo: Rp17.400 per liter
- Dexlite: Rp18.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp20.100 per liter
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
- Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter
- Dexlite: Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Biosolar Nonsubsidi: Rp19.600 per liter khusus NTT
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
- Dexlite: Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.650 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.100 per liter
- Dexlite: Rp20.550 per liter
- Pertamina Dex: Rp22.100 per liter
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
Maluku dan Maluku Utara
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
Papua
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp18.700 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
Papua Barat dan Papua Barat Daya
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
- Pertamina Dex: Rp21.650 per liter
Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp16.300 per liter
- Dexlite: Rp20.150 per liter
Harga BBM Bisa Berbeda Antarwilayah
Dari daftar tersebut terlihat bahwa harga BBM Pertamina tidak seragam di seluruh Indonesia.
Pertamax, misalnya, berada di kisaran Rp14.950 hingga Rp16.650 per liter berdasarkan wilayah yang tercantum.
Sementara harga Pertalite dan Biosolar subsidi tetap sama, masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Karena itu, sebelum mengisi BBM, masyarakat sebaiknya mengetahui harga yang berlaku di wilayah masing-masing.
Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna kendaraan yang rutin mengisi BBM dalam jumlah besar. (kangtop)











