Harga Daging Ayam Ras Segar Hari Ini 11 Agustus 2026 Capai Rp50.750 per Kg, Cek Harga Pangan Lainnya

Kombis51 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga berbagai kebutuhan pokok di pasar eceran nasional kembali mengalami perubahan pada Selasa (11/8/2026).

Salah satu komoditas protein hewani yang menarik perhatian adalah daging ayam ras segar yang tercatat mencapai Rp50.750 per kilogram (kg).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Harga daging ayam ras segar tersebut menjadi salah satu angka penting dalam pergerakan harga pangan hari ini.

Sebagai pembanding, daging sapi kualitas I tercatat jauh lebih tinggi, yakni Rp143.750 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II berada di angka Rp131.250 per kg.

Telur ayam ras sendiri berada di kisaran Rp37.500 per kg.

Sementara itu, komoditas cabai masih menunjukkan harga yang cukup tinggi.

Cabai rawit merah mencapai Rp120.000 per kg, cabai merah keriting Rp76.250 per kg, cabai merah besar Rp73.750 per kg, dan cabai rawit hijau berada pada level Rp65.000 per kg.

Untuk kebutuhan bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp58.750 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp51.900 per kg.

Harga beras juga masih bervariasi sesuai kualitas, dengan beras bawah I sebesar Rp16.000 per kg dan bawah II Rp16.400 per kg.

Beras medium I tercatat Rp16.750 per kg, sementara medium II berada di angka Rp16.650 per kg. Adapun beras super I mencapai Rp19.450 per kg dan super II Rp18.000 per kg.

Pada komoditas gula, harga gula pasir premium berada di angka Rp24.900 per kg dan gula pasir lokal Rp20.000 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah dijual sekitar Rp20.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp27.500 per liter, dan bermerek II Rp25.350 per liter.

BACA:  Harga Beras Hari Ini 26 Juli 2026 Masih Bervariasi, Super I Rp17.700 per Kilogram

Dengan harga daging ayam ras segar mencapai Rp50.750 per kg, perkembangan harga komoditas protein hewani menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat.

Perubahan harga di tingkat eceran dapat berpengaruh terhadap anggaran belanja rumah tangga, sementara data PIHPS Nasional dapat dimanfaatkan sebagai salah satu acuan untuk memantau harga pangan secara nasional. (kangtop)