Harga Minyak Dunia Turun, Akankah Pertamax Ikut Lebih Murah Mulai Agustus?

Kombis43 Dilihat

KONCOdewe.com – Pemerintah tengah melakukan penghitungan harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya Pertamax, sebagai dasar penyesuaian harga yang akan berlaku pada Agustus 2026.

Evaluasi dilakukan seiring fluktuasi harga minyak mentah dunia yang masih dipengaruhi kondisi geopolitik global.

Setelah sempat melonjak hingga menembus level USD100 per barel, harga minyak dunia kini kembali bergerak turun.

Minyak mentah Brent tercatat berada di kisaran USD83,86 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD80,73 per barel.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menjelaskan, pemerintah bersama Pertamina masih menghitung biaya pokok penyediaan (BPP) BBM sebelum menentukan harga keekonomian Pertamax.

Menurutnya, penetapan harga dilakukan dengan memperhitungkan biaya penyediaan, margin usaha, serta rata-rata pergerakan harga minyak mentah dunia dalam periode tertentu.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan tren harga minyak global mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, maka terbuka peluang bagi Pertamina untuk kembali menyesuaikan harga Pertamax ke level yang lebih rendah.

“Kalau rata-rata harga minyak dunia turun, tentu Pertamina akan melakukan penyesuaian harga,” ujar Yuliot di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Seperti diketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi umumnya diumumkan setiap tanggal 1 setiap bulan.

Karena itu, hasil evaluasi pemerintah akan menjadi acuan dalam penetapan harga BBM yang berlaku mulai Agustus 2026.

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap

Di sisi lain, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan hingga akhir tahun 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.

Menurut Bahlil, harga Pertalite maupun Biosolar subsidi tetap dipertahankan sesuai kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.

BACA:  Update Harga Cabai Merah Besar 16 Juli 2026, Kini Rp48.650 per Kg

Penyesuaian Harga Sudah Dilakukan pada Juli

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyesuaian harga sejumlah BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan melalui evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, kondisi fiskal, daya beli masyarakat, serta regulasi yang berlaku.

Pada penyesuaian tersebut, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.

Harga Pertamina Dex juga mengalami penurunan dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan.

Pertamax tetap dipasarkan seharga Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green bertahan di Rp17.000 per liter.

Adapun harga BBM bersubsidi juga masih tetap, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina Juli 2026

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang masih berlaku hingga akhir Juli 2026:

  • Biosolar (subsidi): Rp6.800 per liter
  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green: Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.300 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter.