Harga Gula Pasir Premium Bertahan Rp22.300 per Kg, Simak Update Harga Pangan Terbaru Hari Ini

Kombis41 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga gula pasir premium masih berada di level Rp22.300 per kilogram pada perdagangan Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia hingga pukul 09.30 WIB.

Komoditas gula premium menjadi salah satu kebutuhan rumah tangga yang masih mencatat harga relatif stabil di pasar.

Sementara itu, gula pasir lokal diperdagangkan dengan harga lebih rendah, yakni Rp19.150 per kilogram.

Perbedaan harga tersebut terjadi karena adanya variasi kualitas, proses produksi, serta jalur distribusi masing-masing komoditas.

Selain gula, sejumlah bahan pangan lain juga mengalami pergerakan harga.

Pada kelompok hortikultura, cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tinggi, mencapai Rp63.900 per kilogram.

Kemudian, cabai merah keriting dijual Rp51.800 per kilogram, cabai merah besar Rp46.200 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp36.000 per kilogram.

Untuk bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp50.700 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp46.200 per kilogram.

Sementara itu, telur ayam ras dipasarkan dengan harga rata-rata Rp29.250 per kilogram.

Pada komoditas beras, harga masih bervariasi berdasarkan kualitas.

Beras bawah I berada di level Rp16.250 per kilogram, bawah II Rp15.600 per kilogram, medium I Rp17.350 per kilogram, medium II Rp16.450 per kilogram.

Sedangkan beras super I dan super II masing-masing dijual Rp18.800 per kilogram dan Rp17.700 per kilogram.

Di sektor protein hewani, daging ayam ras segar dipasarkan Rp41.900 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp151.650 per kilogram dan kualitas II berada di angka Rp145.650 per kilogram.

BACA:  Belanja Hari Ini? Simak Dulu Daftar Harga Pangan Terbaru dari Cabai hingga Daging Sapi

Adapun untuk kebutuhan minyak goreng, minyak goreng curah tercatat Rp21.350 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp25.000 per liter, dan kemasan bermerek II Rp23.350 per liter.

Data tersebut merupakan rata-rata harga eceran nasional yang dihimpun PIHPS Bank Indonesia.

Harga di setiap wilayah dapat berbeda sesuai dengan kondisi pasokan, distribusi, serta tingkat permintaan pasar. (kangtop)