Pesan Tegas Presiden Prabowo untuk Birokrat hingga Aparat: Jangan Lawan Kehendak Rakyat

Politik43 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh aparatur negara, mulai dari birokrat, anggota TNI, Polri, hingga kejaksaan.

Untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja dalam menjalankan amanah melayani masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, dikutip dari Antara.

Menurutnya, setiap pejabat negara harus menyadari bahwa jabatan dan fasilitas yang mereka gunakan berasal dari rakyat.

Presiden menegaskan aparatur negara merupakan pelayan masyarakat, sehingga seluruh bentuk pengabdian harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Ia mengingatkan agar tidak pernah melupakan bahwa amanah yang diemban berasal dari kepercayaan publik.

Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintahan, kementerian, lembaga, hingga birokrasi melakukan pembenahan diri.

Dan tidak mengabaikan harapan masyarakat yang menginginkan pemerintahan bersih serta bebas dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang.

Menurut Kepala Negara, masyarakat tidak lagi mentoleransi praktik korupsi ataupun berbagai bentuk penipuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, seluruh aparatur diminta melakukan evaluasi diri sebelum terlambat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengakui pemerintah menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program-program pembangunan.

Termasuk perlawanan dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi.

Meski demikian, Presiden menegaskan seluruh proses penegakan hukum harus tetap dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Ia menekankan hukum harus ditegakkan secara adil tanpa membedakan status, jabatan, maupun latar belakang ekonomi seseorang.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kembali pesan Presiden agar seluruh aparatur negara segera berbenah dan membersihkan diri dari praktik korupsi sebelum tindakan hukum dilakukan.

Menurut Prasetyo, komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi telah disampaikan sejak awal masa pemerintahannya.

BACA:  Leaders' Retreat Indonesia-Singapura Hasilkan 26 Kesepakatan, Ini Bidang yang Paling Disorot

Korupsi dinilai masih menjadi salah satu persoalan terbesar bangsa yang harus terus diberantas melalui perbaikan tata kelola pemerintahan dan penguatan integritas.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga semangat membangun pemerintahan yang bersih.

Sekaligus mempertahankan stabilitas dan persatuan nasional agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prasetyo menambahkan pemerintah menghormati setiap proses hukum yang sedang dijalankan aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Republik Indonesia.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah agar tidak muncul spekulasi yang dapat mengganggu jalannya proses hukum. (kangtop)