Harga BBM Pertamina Terbaru Resmi Berubah, Ini Daftar Lengkapnya di Seluruh Indonesia

Kombis5 Dilihat

KONCOdewe.com – PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku di seluruh SPBU Indonesia mulai Kamis, 4 Juni 2026.

Perubahan harga ini dilakukan mengikuti ketentuan regulasi pemerintah terkait formula penetapan harga jual eceran BBM yang berlaku secara nasional.

Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022,.

Sebagai pembaruan dari aturan sebelumnya mengenai formula harga dasar BBM jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui SPBU.

Pada penyesuaian kali ini, hanya Pertamax Turbo yang mengalami kenaikan harga.

Sementara itu, Dexlite dan Pertamina Dex justru tercatat mengalami penurunan harga.

Adapun jenis BBM lainnya seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Bio Solar tidak mengalami perubahan dan masih bertahan pada level harga sebelumnya.

Berdasarkan data resmi, Pertamax Turbo untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya kini dipatok Rp20.750 per liter, naik dari sebelumnya Rp19.900 per liter.

Sebaliknya, Dexlite mengalami penurunan menjadi Rp23.000 per liter dari sebelumnya Rp26.600 per liter.

Pertamina Dex juga turun ke level Rp24.800 per liter dari Rp27.900 per liter.

Untuk BBM lain, Pertamax tetap di harga Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter, Pertalite stabil di Rp10.000 per liter, dan Bio Solar masih bertahan di Rp6.800 per liter.

Berikut rincian harga BBM Pertamina di berbagai wilayah Indonesia per Kamis (4/6/2026):

Di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, dan Solar Rp6.800 per liter.

BACA:  Harga BBM Pertamina Hari Ini Naik! Pertamax Turbo Tembus Rp19.900 per Liter, Dex Kini Sentuh Rp29.100 per Liter

Untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang, Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.550, Dexlite Rp21.550, dan Solar Rp6.800 per liter.

Sementara di FTZ Batam, Pertamax Turbo tercatat Rp19.700 per liter, Dexlite Rp21.850, dan Pertamina Dex Rp23.550 per liter.

Di wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax berada di Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650, serta Dexlite Rp24.000 per liter.

Untuk Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur), Pertamax Rp12.300, Pertamax Turbo Rp20.750, Dexlite Rp23.000, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Di Bali, NTB, dan NTT, harga BBM cenderung sama dengan wilayah Jawa, dengan Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter.

Khusus NTT, terdapat Biosolar nonsubsidi di Rp22.900 per liter.

Sementara itu, Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur mencatat Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.

Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, Pertamax berada di Rp12.900 per liter, Dexlite Rp24.000, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.

Untuk wilayah Sulawesi, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, serta Solar tetap Rp6.800 per liter.

Di Maluku dan Maluku Utara, Pertamax tercatat Rp12.600 dan Dexlite Rp23.500 per liter.

Sementara di Papua, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, dan Solar Rp6.800 per liter.

Untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, harga BBM mengikuti kisaran nasional sesuai jenis masing-masing produk.

Adapun Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan mencatat Pertamax Rp12.600, Dexlite Rp23.500, serta Solar Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga ini mencerminkan dinamika harga minyak dunia sekaligus kebijakan distribusi energi nasional yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia. (kangtop)