Baru Mulai Investasi Emas? Kenali Dulu Perbedaan Antam, Galeri24, dan UBS

Kombis84 Dilihat

KONCOdewe.com – Investasi emas menjadi salah satu pilihan yang banyak dipertimbangkan masyarakat, termasuk mereka yang baru mulai membangun kebiasaan berinvestasi.

Di pasaran, tiga merek emas batangan yang cukup dikenal adalah Antam, Galeri24, dan UBS.

Ketiganya menawarkan emas dengan tingkat kemurnian tinggi.

Meski sekilas tampak serupa, ada sejumlah aspek yang membedakan ketiganya, mulai dari perusahaan produsen, sistem sertifikasi, pilihan berat, harga jual, hingga mekanisme penjualan kembali atau buyback.

Lantas, apa saja perbedaan emas Antam, Galeri24, dan UBS?

Memahami karakteristik masing-masing produk dapat membantu calon investor menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Sama-sama Berkadar 99,99 Persen, tetapi Berbeda Produsen

Perbedaan mendasar antara emas Antam, Galeri24, dan UBS terletak pada perusahaan yang memproduksinya.

Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan pertambangan yang menjadi bagian dari holding pertambangan Indonesia.

Nama Antam telah lama dikenal masyarakat sebagai salah satu produsen emas batangan di Tanah Air.

Sementara itu, Galeri24 diproduksi oleh PT Pegadaian Galeri Dua Empat, anak perusahaan PT Pegadaian.

Adapun UBS merupakan produk dari PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang berbasis di Surabaya dan juga dikenal dalam industri perhiasan.

Meskipun berasal dari perusahaan berbeda, ketiga merek tersebut menawarkan produk emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen atau setara dengan 24 karat untuk emas murninya.

Dengan demikian, jika hanya membandingkan kadar kemurnian yang tercantum pada produk, ketiganya sama-sama menawarkan tingkat kemurnian yang tinggi.

Perbedaan merek tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa salah satu produk memiliki kadar emas lebih tinggi daripada yang lain.

Perbedaan Sertifikat dan Cara Memeriksa Keaslian

Aspek lain yang perlu diperhatikan sebelum membeli emas batangan adalah sertifikat dan sistem verifikasi keasliannya.

Emas Antam keluaran terbaru menggunakan kemasan yang dilengkapi kode QR untuk membantu proses verifikasi melalui aplikasi CertiEye.

Meski demikian, produk Antam keluaran lama dengan sertifikat berbentuk kartu atau dokumen terpisah masih dapat ditemukan di pasaran.

Galeri24 menyediakan sertifikat sebagai bukti keaslian produk dan disebut telah memenuhi standar SNI 8880.

Sementara itu, emas UBS menggunakan sistem sertifikasi yang berbeda sesuai dengan ukuran produknya.

Pada emas UBS berukuran 0,5 gram hingga 4 gram, sertifikat menyatu dengan kemasan berbentuk kartu laminasi.

Untuk ukuran yang lebih besar, sertifikatnya menggunakan kertas hologram yang terpisah dari emas.

Perbedaan bentuk kemasan dan sertifikat tersebut berkaitan dengan sistem pengamanan serta metode verifikasi yang digunakan oleh masing-masing produsen.

BACA:  Kabar Terbaru Harga Ayam di Pasar Nasional, Kini Turun Jadi Rp 39.550 per Kilogram

Karena itu, bentuk sertifikat saja tidak dapat dijadikan patokan untuk menyimpulkan bahwa kadar emas suatu merek lebih tinggi atau lebih rendah.

Calon pembeli sebaiknya memeriksa kemasan, sertifikat, identitas produk, serta fasilitas verifikasi yang tersedia sebelum melakukan transaksi.

Pilihan Ukuran Emas untuk Berbagai Anggaran

Antam, Galeri24, dan UBS menyediakan emas batangan dalam berbagai pilihan berat.

Hal ini memungkinkan masyarakat menyesuaikan pembelian dengan kemampuan keuangan masing-masing.

Galeri24 menawarkan pilihan ukuran mulai dari pecahan kecil hingga emas batangan berukuran besar.

UBS juga menyediakan berbagai denominasi, sedangkan Antam memiliki pilihan berat dari pecahan kecil sampai ukuran besar.

Bagi pemula, emas berukuran kecil dapat menjadi alternatif untuk mulai mengumpulkan aset secara bertahap tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan.

Harga emas pecahan kecil tidak selalu sebanding secara langsung dengan harga emas berukuran besar jika dihitung per gram.

Biaya produksi, kemasan, dan komponen harga lainnya dapat membuat harga per gram berbeda berdasarkan ukuran.

Oleh sebab itu, sebelum membeli, calon investor sebaiknya membandingkan harga per gram pada ukuran yang sama atau setara.

Langkah ini membantu memberikan gambaran yang lebih adil mengenai biaya yang harus dikeluarkan.

Mengapa Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Berbeda?

Perbedaan harga merupakan salah satu hal yang paling mudah diamati ketika membandingkan ketiga merek tersebut.

Dalam sejumlah kondisi, harga emas Antam dapat berada di atas harga emas Galeri24 atau UBS.

Namun, perbedaan itu tidak serta-merta menunjukkan adanya perbedaan kadar kemurnian, mengingat ketiganya menawarkan emas batangan berkadar 99,99 persen.

Harga jual emas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya produksi, sertifikasi, kemasan, distribusi, nilai merek, serta kondisi pasar dan permintaan.

Karena itu, emas dengan harga jual lebih rendah tidak otomatis memiliki kualitas yang lebih rendah.

Sebaliknya, harga yang lebih tinggi juga tidak dengan sendirinya menjamin keuntungan investasi yang lebih besar.

Agar perbandingan lebih tepat, calon pembeli perlu melihat harga jual dari masing-masing merek pada waktu yang sama dan untuk ukuran yang setara.

Perlu diingat pula bahwa harga emas dapat berubah mengikuti perkembangan pasar serta kebijakan penjual.

Jangan Hanya Melihat Harga Beli, Perhatikan Buyback

Bagi investor yang berencana menyimpan emas untuk kemudian dijual kembali, harga buyback merupakan salah satu faktor penting.

Harga buyback adalah nilai yang ditawarkan ketika pemilik menjual kembali emasnya kepada penyedia layanan atau pihak yang bersedia membelinya.

Nilai ini berbeda dari harga jual yang dibayarkan ketika membeli emas.

Antam memiliki layanan buyback resmi melalui Logam Mulia.

BACA:  Harga Emas Antam 2 September 2026 Anjlok Rp40.000, Cek Daftar Harga Terbarunya

Sementara itu, pemilik emas Galeri24 dapat memanfaatkan layanan penjualan kembali melalui jaringan Galeri24.

Untuk emas UBS, pembelian kembali dapat tersedia melalui toko emas atau pihak yang menerima produk tersebut, bergantung pada kebijakan masing-masing tempat.

Harga dan persyaratan transaksi dapat berbeda antara merek maupun tempat penjualan.

Karena itu, pemilik emas perlu memastikan ketentuan yang berlaku sebelum menjual kembali produknya.

Sebelum membeli, ada baiknya mencatat tiga komponen utama, yaitu harga beli, harga buyback, dan selisih di antara keduanya.

Selisih harga beli dan buyback sering disebut spread.

Semakin besar selisihnya, semakin besar pula kenaikan harga yang diperlukan agar hasil penjualan dapat menutup perbedaan tersebut, dengan asumsi tidak ada biaya lain.

Memperhatikan spread membantu calon investor menilai biaya transaksi, terutama jika memiliki rencana menjual emas dalam jangka waktu relatif pendek.

Emas Antam, Galeri24, atau UBS: Mana yang Cocok untuk Pemula?

Tidak ada satu merek yang otomatis menjadi pilihan terbaik bagi semua orang.

Keputusan membeli emas sebaiknya disesuaikan dengan anggaran, tujuan investasi, serta kemudahan transaksi yang dibutuhkan.

Antam dapat dipertimbangkan oleh pembeli yang mengutamakan produk dari produsen yang telah dikenal luas di Indonesia dan ingin memanfaatkan layanan resmi yang tersedia.

Galeri24 dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli emas melalui jaringan Galeri24 atau mempertimbangkan layanan yang berkaitan dengan Pegadaian.

UBS juga layak dipertimbangkan oleh pembeli yang mencari emas batangan dari produsen swasta dengan pilihan ukuran yang beragam.

Meski demikian, keputusan akhir sebaiknya tidak hanya didasarkan pada popularitas merek.

Periksa kadar kemurnian, harga per gram, sertifikat, kondisi kemasan, selisih harga beli dan buyback, serta kemudahan menjual kembali emas tersebut.

Bagi pemula, membandingkan beberapa aspek itu akan lebih membantu daripada memilih produk hanya karena sedang populer atau memiliki harga jual paling rendah.

Dengan demikian. emas Antam, Galeri24, dan UBS memiliki perbedaan dari sisi produsen, kemasan, sertifikasi, pilihan ukuran, harga, serta layanan penjualan kembali.

Namun, ketiganya sama-sama menawarkan emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen untuk produk emas murninya.

Sebelum menentukan pilihan, calon investor sebaiknya membandingkan harga jual dan buyback pada waktu yang sama, memastikan keaslian produk, serta mempertimbangkan tujuan kepemilikan emas.

Dengan begitu, keputusan investasi dapat dibuat berdasarkan kebutuhan dan perhitungan yang lebih matang, bukan semata-mata karena nama merek atau harga yang terlihat murah. (kangtop)