KONCOdewe.com – Timnas Brasil tampil perkasa saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026.
Bermain di Stadion Miami, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) pagi WIB, Selecao sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Vinicius Junior menjadi bintang kemenangan Brasil setelah mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-7 dan masa injury time babak pertama.
Satu gol lainnya disumbangkan Matheus Cunha pada babak kedua.
Vinicius bahkan nyaris mengemas hattrick, namun satu golnya dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan telah terjadi pelanggaran dalam proses gol tersebut.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena menandai kembalinya Neymar ke lapangan bersama Timnas Brasil setelah absen sejak Oktober 2023 akibat cedera panjang.
Berkat tambahan tiga poin, Brasil menutup fase grup sebagai juara Grup C dengan koleksi tujuh poin dan memastikan tiket ke babak 32 besar.
Sebaliknya, Skotlandia menelan kekalahan kedua sehingga peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur semakin tipis.
Brasil Langsung Menguasai Pertandingan
Brasil langsung mengambil alih kendali permainan sejak menit-menit awal.
Trio lini depan yang dihuni Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan Rayan terus memberikan tekanan kepada pertahanan Skotlandia.
Hasilnya datang pada menit ketujuh. Kesalahan Scott McKenna saat menguasai bola berhasil dimanfaatkan Rayan yang kemudian memberikan umpan matang kepada Vinicius Junior.
Tanpa kesulitan, penyerang Real Madrid itu menaklukkan Angus Gunn dan membawa Brasil unggul 1-0.
Gol tersebut semakin menambah catatan impresif Vinicius bersama Timnas Brasil.
Dalam enam penampilan terakhir di berbagai ajang, ia telah terlibat dalam tujuh gol, terdiri atas empat gol dan tiga assist.
VAR Gagalkan Hattrick Vinicius
Setelah unggul, Brasil semakin nyaman mengendalikan permainan.
Pada menit ke-22, Vinicius kembali mencetak gol usai memanfaatkan kesalahan Jack Hendry di lini belakang Skotlandia.
Namun, wasit Cesar Ramos membatalkan gol tersebut setelah melihat tayangan VAR.
Dalam prosesnya, Vinicius dinilai melakukan pelanggaran terhadap Hendry sebelum mencetak gol.
Meski begitu, Vinicius tetap berhasil menambah pundi-pundi golnya sebelum jeda.
Pada masa injury time babak pertama, ia menyundul umpan silang akurat dari Bruno Guimaraes untuk membawa Brasil unggul 2-0 saat turun minum.
Cunha Tambah Gol, Neymar Kembali Bermain
Skotlandia mencoba tampil lebih agresif pada awal babak kedua.
Scott McTominay sempat memperoleh peluang berbahaya, tetapi belum mampu memperkecil ketertinggalan.
Brasil justru kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-60.
Bruno Guimaraes kembali menunjukkan perannya sebagai kreator serangan dengan mengirim assist keduanya yang sukses diselesaikan Matheus Cunha menjadi gol ketiga Brasil.
Vinicius juga hampir mencetak hattrick ketika berhasil lolos berhadapan satu lawan satu dengan Angus Gunn.
Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan oleh kiper Skotlandia tersebut.
Momen yang paling dinantikan akhirnya hadir pada menit ke-76. Neymar resmi kembali memperkuat Timnas Brasil setelah hampir tiga tahun menepi akibat cedera.
Ia masuk menggantikan Matheus Cunha dan langsung menempati posisi penyerang.
Meski hanya bermain sekitar 15 menit, Neymar sempat menciptakan peluang lewat tendangan keras dari sisi kiri kotak penalti. Namun, Angus Gunn masih mampu mengamankan bola.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Brasil pun mengakhiri laga dengan kemenangan 3-0 sekaligus memastikan diri lolos ke babak 32 besar sebagai pemuncak Grup C.
Susunan Pemain
Skotlandia (4-2-3-1): Angus Gunn; Nathan Patterson (Anthony Ralston 82′), Jack Hendry, Scott McKenna, Andy Robertson (Kieran Tierney 46′); Lewis Ferguson, John McGinn (Lennon Miller Curtis 90+1′); Ben Doak (Ryan Christie 82′), Kenny McLean, Scott McTominay; Lawrence Shankland (Che Adams 90+1′).
Pelatih: Steve Clarke.
Brasil (4-3-3): Alisson; Danilo Santos, Marquinhos, Gabriel Magalhães, Douglas Santos (Alex Sandro 82′); Lucas Paquetá (Gabriel Martinelli 66′), Bruno Guimarães, Casemiro (Fabinho 65′); Vinicius Junior, Rayan (Endrick 82′), Matheus Cunha (Neymar 76′).
Pelatih: Carlo Ancelotti.









