Super League Penuh Drama: Madura United Bertahan, Persis Solo Terdegradasi

Olahraga9 Dilihat

KONCOdewe.com – Madura United akhirnya memastikan diri tetap bertahan di Super League musim 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting 2-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut sekaligus memastikan Persis Solo harus turun kasta, meskipun pada laga lain mereka sukses mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-1.

Nasib Laskar Sambernyawa ditentukan aturan head to head karena kalah rekor pertemuan dari PSM Makassar di klasemen akhir.

Duel Penentuan Bertahan di Super League

Pekan terakhir Super League musim ini menghadirkan persaingan panas di papan bawah.

Madura United dan Persis Solo sama-sama menjalani laga hidup mati demi menghindari degradasi.

Kedua pertandingan digelar secara bersamaan pada pukul 16.00 WIB sehingga tensi persaingan berlangsung dramatis hingga menit akhir.

Madura United tampil penuh determinasi saat bermain di depan pendukung sendiri.

Laskar Sape Kerrab sadar kemenangan menjadi harga mati agar tidak perlu bergantung pada hasil tim lain.

Junior Brandao Jadi Penentu Kemenangan

Sejak awal pertandingan, Madura United langsung tampil menekan pertahanan PSM Makassar.

Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.

Pada menit ke-43, Junior Brandao berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Taufany Muslihuddin yang sempat ditepis kiper PSM, Reza Arya Pratama.

Gol tersebut membuat semangat para pemain Madura United semakin membara.

Mereka terus mendominasi jalannya pertandingan dan memaksa lini pertahanan PSM bekerja ekstra keras.

Memasuki babak kedua, Junior Brandao kembali menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.

Pada menit ke-54, penyerang asal Brasil itu sukses mencetak gol keduanya setelah menyambar bola hasil sundulan Pedro Monteiro di depan gawang.

BACA:  Resmi! Manchester United Angkat Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen hingga 2028

Sorak sorai suporter di Stadion Gelora Bangkalan langsung pecah. Kemenangan mulai terasa di depan mata dan harapan bertahan di kasta tertinggi semakin besar.

Madura United sebenarnya masih memiliki peluang menambah gol pada menit ke-82 lewat aksi Riquelme.

Namun, peluang emas tersebut gagal menjadi gol setelah penyelesaiannya mampu digagalkan Reza Arya Pratama.

Meski begitu, skor 2-0 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir dan memastikan Madura United aman dari ancaman degradasi.

Persis Solo Menang, Tapi Tetap Terdegradasi

Di waktu yang sama, Persis Solo juga berjuang habis-habisan saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten.

Laskar Sambernyawa sempat membuka asa bertahan setelah Jefferson Carioca mencetak gol pada menit ke-43, tepat bersamaan dengan gol pertama Madura United di Bangkalan.

Persis terus tampil menyerang pada babak kedua demi menjaga peluang bertahan hidup.

Miroslav Maricic kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-74 usai menerima umpan matang dari Dejan Tumbas.

Persis akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang. Namun hasil tersebut ternyata belum cukup menyelamatkan mereka dari degradasi.

Tim asal Solo itu harus puas finis di posisi ke-16 dengan koleksi 34 poin.

Jumlah poin mereka memang sama dengan PSM Makassar yang berada satu tingkat di atas zona merah.

Namun berdasarkan aturan head to head, PSM Makassar unggul rekor pertemuan sehingga berhak bertahan di Super League musim depan.

Drama Degradasi Warnai Pekan Terakhir

Persaingan papan bawah musim ini menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah tim harus menunggu hasil pertandingan lain hingga peluit akhir dibunyikan untuk mengetahui nasib mereka.

Madura United berhasil keluar dari tekanan di saat paling menentukan.

BACA:  Skuad Resmi Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Garuda Muda Siap Pertahankan Gelar

Kemenangan atas PSM Makassar menjadi penebusan penting setelah mereka sempat tampil tidak konsisten sepanjang musim.

Junior Brandao pun menjadi sosok utama di balik keberhasilan tersebut.

Dua golnya bukan hanya menyelamatkan Madura United, tetapi juga memastikan Persis Solo harus mengakhiri musim dengan kekecewaan besar.

Bagi Persis Solo, degradasi ini menjadi pukulan telak.

Meski mampu meraih kemenangan meyakinkan di laga terakhir, hasil dari pertandingan lain membuat mereka tetap harus turun kasta bersama Semen Padang dan PSBS Biak.

Situasi dramatis di pekan pamungkas semakin menegaskan ketatnya persaingan Super League 2025/2026.

Tidak hanya perebutan gelar juara yang berlangsung sengit, pertarungan menghindari degradasi pun berjalan penuh tekanan hingga detik terakhir kompetisi. (kangtop)