Harga Beras Kualitas Bawah, Medium, dan Super Terbaru 10 Oktober 2026

Kombis43 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga beras di sejumlah kategori mengalami kenaikan pada Sabtu (10/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, beras kualitas bawah II kini dijual Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I mencapai Rp16.650 per kilogram, sedangkan beras super II berada di angka Rp17.400 per kilogram.

Kenaikan pada ketiga kategori tersebut tercatat sebesar Rp50 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, beberapa jenis beras lainnya masih bertahan pada harga sebelumnya, sehingga pergerakan harga beras belum terjadi secara merata di seluruh kategori.

Harga Beras Kualitas Bawah Mulai Rp14.750 per Kg

Untuk kategori beras kualitas bawah, harga jenis bawah II naik Rp50 atau 0,34% menjadi Rp14.750 per kilogram.

Adapun beras kualitas bawah I tidak mengalami perubahan dan tetap dijual Rp14.900 per kilogram.

Dengan demikian, terdapat selisih harga Rp150 per kilogram antara beras kualitas bawah I dan bawah II berdasarkan data yang tercatat pada hari tersebut.

Beras Medium I Naik, Medium II Masih Stabil

Pada kelompok beras medium, harga medium I meningkat Rp50 atau 0,3% menjadi Rp16.650 per kilogram.

Berbeda dengan medium I, harga beras medium II tidak berubah dan masih berada di Rp16.400 per kilogram.

Harga medium I tercatat Rp250 per kilogram lebih tinggi dibandingkan medium II.

Harga Beras Super II Capai Rp17.400 per Kg

Untuk kategori beras super, harga super II naik Rp50 atau 0,29% menjadi Rp17.400 per kilogram.

Sementara itu, beras super I masih bertahan di harga Rp17.950 per kilogram.

Beras super I menjadi kategori dengan harga tertinggi di antara enam jenis beras yang tercantum dalam data PIHPS tersebut.

BACA:  Harga Cabai Merah Keriting Hari Ini 28 September 2026, Tembus Rp103.450 per Kilogram

Selisih harga antara beras super I dan super II mencapai Rp550 per kilogram.

Harga Cabai Ikut Naik

Selain beras, sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan cukup besar. Harga cabai merah besar naik Rp7.800 atau 12,35% menjadi Rp70.950 per kilogram.

Cabai merah keriting bertambah Rp9.600 atau 12,85% menjadi Rp84.300 per kilogram.

Cabai rawit hijau juga naik Rp6.550 atau 9,32% menjadi Rp76.850 per kilogram.

Sementara cabai rawit merah meningkat Rp2.900 atau 2,88% menjadi Rp103.450 per kilogram, tertinggi di antara jenis cabai yang tercatat.

Harga Daging Ayam Turun, Daging Sapi Naik

Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,31% menjadi Rp41.350 per kilogram.

Telur ayam ras segar juga mengalami penurunan Rp150 atau 0,5% menjadi Rp29.700 per kilogram.

Sebaliknya, daging sapi kualitas I naik Rp100 atau 0,07% menjadi Rp152.650 per kilogram.

Daging sapi kualitas II turut meningkat Rp600 atau 0,42% menjadi Rp144.000 per kilogram.

Bawang dan Minyak Goreng Curah Turun

Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp250 atau 0,67% menjadi Rp37.050 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga berkurang Rp150 atau 0,39% menjadi Rp38.500 per kilogram.

Minyak goreng curah turun Rp100 atau 0,49% menjadi Rp20.300 per kilogram.

Namun, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 menjadi Rp24.400 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 meningkat Rp50 menjadi Rp23.600 per kilogram.

Harga Gula Pasir Mengalami Kenaikan

Harga gula pasir kualitas premium bertambah Rp150 atau 0,74% menjadi Rp20.500 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir lokal naik Rp100 atau 0,52% menjadi Rp19.250 per kilogram.

Perkembangan harga tersebut menunjukkan adanya perubahan yang beragam pada kebutuhan pokok.

Untuk komoditas beras, harga kualitas bawah II, medium I, dan super II mengalami kenaikan masing-masing Rp50 per kilogram, sedangkan tiga kategori lainnya masih stabil.

BACA:  Harga Beras 27 September 2026 Masih Stabil, Beras Super I Tembus Rp17.950 per Kilogram

Data PIHPS dapat menjadi acuan untuk memantau perubahan harga pangan.

Meski demikian, harga di pasar setempat dapat berbeda bergantung pada wilayah, kondisi pasokan, dan pedagang. (kangtop)