Harga Bawang Putih Turun Jadi Rp38.500 per Kg pada 10 Oktober 2026

Kombis43 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang putih ukuran sedang mengalami penurunan pada Sabtu (10/10/2026).

Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga bawang putih turun Rp150 atau 0,39% menjadi Rp38.500 per kilogram.

Penurunan tersebut terjadi di tengah pergerakan harga pangan yang bervariasi.

Sejumlah komoditas seperti beras, cabai, daging sapi, dan gula pasir justru mengalami kenaikan, sementara beberapa bahan kebutuhan pokok lainnya mencatat penurunan harga.

Harga Bawang Putih Turun Rp150 per Kg

Harga bawang putih ukuran sedang kini berada di angka Rp38.500 per kilogram setelah turun 0,39% dibandingkan hari sebelumnya.

Perubahan ini menjadi kabar tersendiri bagi masyarakat yang memantau pengeluaran untuk kebutuhan dapur.

Selain bawang putih, harga bawang merah ukuran sedang juga mengalami penurunan. Komoditas tersebut turun Rp250 atau 0,67% menjadi Rp37.050 per kilogram.

Dengan harga tersebut, bawang putih ukuran sedang tercatat Rp1.450 per kilogram lebih mahal dibandingkan bawang merah ukuran sedang dalam data PIHPS pada hari itu.

Harga Beras Sejumlah Kategori Mengalami Kenaikan

Di kelompok beras, kualitas bawah II naik Rp50 atau 0,34% menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I bertambah Rp50 atau 0,3% menjadi Rp16.650 per kilogram, sedangkan beras super II naik Rp50 atau 0,29% menjadi Rp17.400 per kilogram.

Sementara itu, harga beras kualitas bawah I tetap Rp14.900 per kilogram. Beras medium II tidak berubah pada Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras super I bertahan di Rp17.950 per kilogram.

Harga Cabai Naik, Rawit Merah Tembus Rp103.450

Kenaikan cukup besar terjadi pada kelompok cabai. Harga cabai merah besar meningkat Rp7.800 atau 12,35% menjadi Rp70.950 per kilogram.

BACA:  Ternyata Harga Cabai Rawit Merah 15 September 2026 Jadi yang Termahal, Capai Rp92.800 per Kilogram

Cabai merah keriting naik Rp9.600 atau 12,85% menjadi Rp84.300 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau bertambah Rp6.550 atau 9,32% menjadi Rp76.850 per kilogram.

Adapun cabai rawit merah naik Rp2.900 atau 2,88% menjadi Rp103.450 per kilogram, sekaligus menjadi jenis cabai dengan harga tertinggi dalam data tersebut.

Harga Daging Ayam Turun, Daging Sapi Naik

Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,31% menjadi Rp41.350 per kilogram.

Telur ayam ras segar juga mengalami penurunan Rp150 atau 0,5% menjadi Rp29.700 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging sapi kualitas I naik Rp100 atau 0,07% menjadi Rp152.650 per kilogram.

Daging sapi kualitas II juga meningkat Rp600 atau 0,42% menjadi Rp144.000 per kilogram.

Harga Minyak Goreng dan Gula Pasir Beragam

Harga minyak goreng curah turun Rp100 atau 0,49% menjadi Rp20.300 per kilogram.

Namun, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 menjadi Rp24.400 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 meningkat Rp50 menjadi Rp23.600 per kilogram.

Pada kelompok gula, harga gula pasir premium naik Rp150 atau 0,74% menjadi Rp20.500 per kilogram.

Sementara gula pasir lokal bertambah Rp100 atau 0,52% menjadi Rp19.250 per kilogram.

Perkembangan harga pangan tersebut menunjukkan bahwa penurunan harga bawang putih terjadi bersamaan dengan kenaikan dan penurunan pada komoditas lainnya.

Masyarakat dapat menjadikan data PIHPS sebagai salah satu acuan untuk memantau harga kebutuhan pokok, meskipun harga di pasar setempat bisa berbeda sesuai wilayah dan kondisi pasokan. (kangtop)