Harga Cabai Rawit Merah 10 Oktober 2026 Tembus Rp103.450 per Kg, Masih Jadi yang Termahal

Kombis46 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai rawit merah masih menjadi yang tertinggi di antara jenis cabai yang tercatat dalam data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia.

Pada Sabtu (10/10/2026), harganya mencapai Rp103.450 per kilogram, setelah mengalami kenaikan Rp2.900 atau 2,88% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan harga cabai rawit merah terjadi bersamaan dengan melonjaknya harga beberapa jenis cabai lainnya.

Kondisi ini menjadi salah satu perkembangan harga pangan harian yang perlu dicermati masyarakat ketika mengatur belanja kebutuhan dapur.

Harga Cabai Rawit Merah Naik Rp2.900 per Kg

Berdasarkan data PIHPS, harga cabai rawit merah naik 2,88% menjadi Rp103.450 per kilogram.

Meski persentase kenaikannya lebih rendah dibandingkan beberapa jenis cabai lain, harganya tetap paling tinggi dalam kelompok tersebut.

Cabai merah keriting mengalami kenaikan Rp9.600 atau 12,85% menjadi Rp84.300 per kilogram.

Sementara cabai merah besar bertambah Rp7.800 atau 12,35% menjadi Rp70.950 per kilogram.

Adapun cabai rawit hijau naik Rp6.550 atau 9,32% menjadi Rp76.850 per kilogram.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa seluruh jenis cabai yang disebutkan mengalami kenaikan harga harian.

Harga Beras Naik, Beberapa Jenis Masih Stabil

Selain cabai, sejumlah jenis beras juga mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah II bertambah Rp50 atau 0,34% menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I naik Rp50 atau 0,3% menjadi Rp16.650 per kilogram.

Beras kualitas super II juga meningkat Rp50 atau 0,29% menjadi Rp17.400 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.900 per kilogram.

Harga beras medium II tidak berubah pada Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras super I tetap Rp17.950 per kilogram.

BACA:  Harga BBM Pertamina Hari Ini 8 Oktober 2026, Pertalite dan Biosolar Masih Segini

Daging Ayam dan Telur Turun, Daging Sapi Naik

Pergerakan berbeda terjadi pada kelompok pangan hewani. Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,31% menjadi Rp41.350 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga melemah Rp150 atau 0,5% menjadi Rp29.700 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging sapi kualitas I naik Rp100 atau 0,07% menjadi Rp152.650 per kilogram.

Daging sapi kualitas II juga meningkat Rp600 atau 0,42% menjadi Rp144.000 per kilogram.

Harga Bawang dan Minyak Goreng Curah Menurun

Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp250 atau 0,67% menjadi Rp37.050 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga berkurang Rp150 atau 0,39% menjadi Rp38.500 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng curah turun Rp100 atau 0,49% menjadi Rp20.300 per kilogram.

Berbeda dengan minyak curah, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 menjadi Rp24.400 per kilogram dan kemasan bermerek 2 bertambah Rp50 menjadi Rp23.600 per kilogram.

Harga Gula Pasir Ikut Mengalami Kenaikan

Harga gula pasir premium naik Rp150 atau 0,74% menjadi Rp20.500 per kilogram. Gula pasir lokal juga bertambah Rp100 atau 0,52% menjadi Rp19.250 per kilogram.

Data PIHPS tersebut memperlihatkan bahwa harga pangan bergerak beragam.

Di tengah kenaikan harga cabai dan beberapa komoditas lainnya, sejumlah bahan pangan seperti daging ayam, telur, bawang, serta minyak goreng curah justru mengalami penurunan.

Masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut sebagai acuan untuk memantau harga kebutuhan pokok.

Namun, harga di pasar setempat bisa berbeda bergantung pada wilayah, kondisi pasokan, dan pedagang. (kangtop)