Harga Minyak Goreng 31 Agustus 2026 Naik Tipis, Kini Tembus Rp24.300 per Kg, Cek Perubahannya

Kombis31 Dilihat

KONCOdewe.com – Perubahan harga bahan pangan di tingkat konsumen pada Senin, 31 Agustus 2026 masih menunjukkan pergerakan yang beragam.

Berdasarkan data harga rata-rata nasional hingga pukul 12.30 WIB, sejumlah kebutuhan rumah tangga mengalami kenaikan, sebagian lainnya turun, sementara beberapa komoditas masih bertahan pada harga sebelumnya.

Salah satu komoditas yang patut diperhatikan adalah minyak goreng, yang mengalami perubahan harga pada beberapa jenis.

Minyak goreng curah tercatat naik Rp100 menjadi Rp20.550 per kilogram.

Kenaikan tipis juga terjadi pada minyak goreng kemasan bermerk 2 yang bertambah Rp50 menjadi Rp23.500 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerk 1 belum mengalami perubahan. Harganya masih berada di angka Rp24.300 per kilogram.

Minyak Goreng Curah Naik Tipis

Perubahan harga minyak goreng curah menjadi perhatian karena komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan yang hampir selalu masuk dalam daftar belanja rumah tangga.

Pada 31 Agustus 2026, harga rata-rata minyak goreng curah tercatat Rp20.550 per kilogram, meningkat Rp100 dibandingkan harga sebelumnya.

Meski kenaikannya relatif kecil, perubahan tersebut tetap menjadi bagian dari dinamika harga bahan pangan di tingkat konsumen.

Minyak goreng kemasan bermerk 2 juga bergerak naik meski dalam jumlah terbatas. Harga komoditas tersebut berada di Rp23.500 per kilogram, setelah bertambah Rp50.

Berbeda dengan dua jenis tersebut, minyak goreng kemasan bermerk 1 masih stabil di Rp24.300 per kilogram.

Harga Cabai Masih Menjadi Perhatian

Selain minyak goreng, pergerakan harga yang cukup kuat terlihat pada kelompok cabai.

Cabai rawit merah tercatat sebagai salah satu komoditas dengan kenaikan terbesar, mencapai Rp80.650 per kilogram.

BACA:  Harga Emas Pegadaian Terbaru: Antam Naik Rp20 Ribu, UBS Melonjak Rp70 Ribu

Harga tersebut naik Rp8.500 atau sekitar 11,78 persen. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan Rp3.700 atau 7,17 persen menjadi Rp55.300 per kilogram.

Kemudian, cabai rawit hijau berada di level Rp60.900 per kilogram, naik Rp3.050 atau 5,27 persen.

Sementara cabai merah besar naik Rp1.450 atau 2,95 persen menjadi Rp50.550 per kilogram.

Kondisi tersebut membuat kelompok cabai menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga pangan yang cukup terlihat menjelang pergantian bulan.

Harga Daging Ayam dan Sapi

Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar juga mengalami kenaikan. Harga komoditas tersebut berada di Rp42.850 per kilogram, naik Rp600 atau 1,42 persen.

Sementara harga daging sapi kualitas 1 masih bertahan cukup tinggi, yakni Rp151.700 per kilogram.

Adapun daging sapi kualitas 2 sedikit turun Rp150 menjadi Rp142.500 per kilogram.

Pergerakan harga protein hewani ini menunjukkan bahwa kebutuhan pangan masyarakat masih menghadapi perubahan harga pada sejumlah komoditas.

Bawang Merah dan Bawang Putih Turun

Berbeda dengan cabai, harga bawang merah dan bawang putih justru mengalami penurunan.

Bawang merah ukuran sedang turun Rp500 atau 1,29 persen sehingga menjadi Rp38.300 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang juga turun Rp250 atau 0,63 persen menjadi Rp39.750 per kilogram.

Penurunan kedua komoditas tersebut sedikit memberikan ruang bagi konsumen di tengah kenaikan beberapa bahan pangan lainnya.

Beras Mayoritas Masih Stabil

Harga beras secara umum masih relatif stabil. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.850 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di Rp14.650 per kilogram.

Untuk beras medium I, harganya mencapai Rp16.500 per kilogram. Sementara beras super I dan super II masing-masing berada di Rp17.800 dan Rp17.250 per kilogram.

BACA:  Harga Minyak Goreng Curah Rp20.550 per Liter, Cek Update Harga Pangan Nasional Hari Ini

Namun, data juga mencatat beras kualitas medium II berada di Rp26.600 per kilogram, dengan perubahan Rp10.300 atau 63,19 persen sesuai angka yang tercantum.

Gula dan Telur Ikut Bergerak

Harga gula pasir premium masih bertahan di Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal mengalami kenaikan Rp100 menjadi Rp19.100 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga naik Rp350 atau sekitar 1,2 persen. Komoditas tersebut kini berada di Rp29.600 per kilogram.

Secara keseluruhan, perkembangan harga pada 31 Agustus 2026 menunjukkan kondisi pasar pangan yang masih dinamis.

Minyak goreng curah berada di Rp20.550 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerk 1 Rp24.300 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerk 2 Rp23.500 per kilogram.

Perubahan harga tersebut menjadi gambaran bagi masyarakat dalam menyusun anggaran belanja.

Terlebih sejumlah komoditas seperti cabai, daging ayam, minyak goreng, dan telur mengalami kenaikan pada waktu yang berdekatan. (kangtop)