Buah Sederhana dengan Segudang Khasiat, Ini Kandungan Nutrisi dalam Apel yang Perlu Diketahui

Kesehatan45 Dilihat

KONCOdewe.com – Apel menjadi salah satu buah yang cukup populer dan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Buah dengan rasa manis hingga sedikit asam ini tidak hanya menyegarkan ketika dikonsumsi, tetapi juga menyimpan beragam zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Tak heran jika sejak lama dikenal ungkapan “an apple a day keeps the doctor away”.

Ungkapan tersebut menggambarkan keyakinan bahwa kebiasaan mengonsumsi apel secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Meski tentu saja makan apel bukan berarti seseorang otomatis terbebas dari penyakit, buah ini memang memiliki kandungan serat, vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh.

Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Salah satu kandungan yang terdapat dalam buah apel adalah vitamin C. Nutrisi ini memiliki peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.

Selain membantu menjaga imunitas, vitamin C juga berperan dalam proses penyembuhan luka, membantu menjaga kesehatan kulit, serta mendukung fungsi tubuh dalam menghadapi berbagai paparan dari lingkungan.

Karena itu, memasukkan apel sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Kaya Antioksidan untuk Melindungi Sel

Apel juga mengandung senyawa antioksidan, termasuk quercetin dan polifenol.

Antioksidan membantu tubuh menghadapi radikal bebas yang dapat memicu kerusakan sel.

Radikal bebas terbentuk dari berbagai proses di dalam tubuh maupun akibat paparan lingkungan. Jika jumlahnya berlebihan, kondisi tersebut dapat menyebabkan stres oksidatif.

Kandungan antioksidan dalam apel membuat buah ini menarik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Membantu Melancarkan Pencernaan

Manfaat lain yang cukup dikenal dari apel adalah kandungan seratnya. Serat sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga sistem pencernaan tetap bekerja dengan baik.

Bagian kulit apel mengandung serat tidak larut, termasuk selulosa dan lignin.

Karena itu, mengonsumsi apel bersama kulitnya dapat memberikan asupan serat yang lebih banyak dibandingkan apel yang sudah dikupas.

BACA:  Harga Cabai Rawit Merah 5 September 2026 Bikin Melirik, Capai Rp84.000 per Kilogram

Namun, apel sebaiknya dicuci terlebih dahulu dengan air mengalir sebelum dimakan.

Langkah tersebut penting untuk membersihkan kotoran dan residu yang mungkin masih menempel pada permukaan kulit buah.

Pektin Membantu Menjaga Kondisi Usus

Selain serat dari kulitnya, daging buah apel juga mengandung pektin. Pektin merupakan jenis serat larut yang memiliki tekstur seperti gel ketika bercampur dengan air.

Kandungan tersebut dapat membantu menjaga kondisi saluran pencernaan.

Pektin juga dikenal memiliki peran dalam menjaga lingkungan usus dan mendukung fungsi sistem pencernaan.

Karena itu, apel dapat menjadi salah satu pilihan buah yang baik untuk melengkapi pola makan sehari-hari, terutama jika dikonsumsi bersama sumber makanan bergizi lainnya.

Berpotensi Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Kandungan pektin dalam apel juga dikaitkan dengan pengelolaan kadar kolesterol.

Serat larut tersebut dapat membantu mengikat sebagian lemak dan kolesterol di dalam saluran pencernaan sehingga selanjutnya dikeluarkan bersama feses.

Meski demikian, konsumsi apel tetap bukan pengganti pengobatan bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, dan anjuran tenaga kesehatan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kadar kolesterol.

Berpotensi Menurunkan Risiko Kanker Tertentu

Apel mengandung berbagai senyawa bioaktif yang terus diteliti kaitannya dengan kesehatan.

Salah satunya adalah butirat, senyawa yang berhubungan dengan proses metabolisme serat di dalam tubuh.

Sejumlah penelitian terdahulu mengaitkan senyawa tersebut dengan kesehatan usus dan potensi perlindungan terhadap kanker kolon.

Namun, konsumsi apel tidak dapat dianggap sebagai cara tunggal untuk mencegah kanker.

Risiko kanker dipengaruhi banyak faktor, termasuk pola makan, berat badan, aktivitas fisik, kebiasaan hidup, lingkungan, dan faktor genetik.

Dikaitkan dengan Risiko Asma pada Anak

Manfaat apel juga pernah dikaitkan dengan kesehatan anak.

Beberapa penelitian observasional menemukan adanya hubungan antara konsumsi buah selama masa kehamilan dan risiko munculnya gejala asma pada anak.

Namun, hasil penelitian semacam ini menunjukkan hubungan, bukan berarti konsumsi apel selama kehamilan secara langsung dapat mencegah asma.

Ibu hamil tetap dianjurkan mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang sesuai kebutuhan selama masa kehamilan.

BACA:  Rahasia Segelas Jus yang Lebih Sehat, Cukup Tambahkan Madu dan Rasakan Manfaatnya

Berpotensi Mendukung Kesehatan Jantung

Konsumsi buah secara rutin juga sering dikaitkan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Apel memiliki serat dan berbagai senyawa tanaman yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sejumlah penelitian terdahulu juga mengamati kaitan konsumsi apel dan buah lainnya dengan risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Artinya, manfaat apel akan lebih optimal jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan berdiri sendiri.

Kandungan Gizi dalam Buah Apel

Selain berbagai senyawa bioaktif, apel juga mengandung sejumlah nutrisi. Berdasarkan data kandungan gizi apel mentah bersama kulitnya, setiap sekitar 125 gram apel mengandung antara lain:

  • Karbohidrat sekitar 17,3 gram
  • Serat sekitar 3 gram
  • Protein sekitar 0,9 gram
  • Lemak sekitar 0,29 gram
  • Vitamin C sekitar 5,7 mg
  • Vitamin A sekitar 67,5 IU
  • Vitamin E sekitar 0,2 mg
  • Vitamin K sekitar 2,8 mcg
  • Vitamin B6 sekitar 0,134 mg
  • Folat sekitar 3,8 mcg
  • Kalium sekitar 134 mg
  • Kalsium sekitar 7,5 mg
  • Magnesium sekitar 6,3 mg
  • Fosfor sekitar 13,8 mg
  • Zat besi sekitar 0,1 mg

Apel juga menyediakan sejumlah kecil nutrisi lain, seperti niasin, asam pantotenat, kolin, natrium, dan fluorida.

Apel Bukan Sekadar Buah untuk Camilan

Dengan kandungan serat, vitamin, mineral, serta antioksidan tersebut, apel dapat menjadi pilihan buah yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari.

Rasanya yang beragam dan mudah dibawa membuat apel juga cocok dijadikan camilan di sela aktivitas.

Namun, manfaat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh satu jenis buah. Pola makan yang beragam dan seimbang tetap menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Jadi, ungkapan “an apple a day keeps the doctor away” boleh menjadi pengingat agar lebih rajin mengonsumsi buah.

Tetapi yang lebih penting adalah menjadikan konsumsi buah, sayuran, makanan bergizi, aktivitas fisik, dan pola hidup sehat sebagai kebiasaan secara menyeluruh. (kangtop)